<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709875">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH OBAT KUMUR β-KAROTEN CRUDE PALM OIL TERHADAP HISTOPATOLOGI MUKOSA MULUT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)  SETELAH DIINDUKSI ORAL MIKROBIOTA.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Annisa Ikhda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mukosa rongga mulut berperan penting sebagai pertahanan pertama terhadap berbagai mikroorganisme patogen. Ketidakseimbangan oral mikrobiota dapat memicu inflamasi dan kerusakan jaringan mukosa. Salah satu upaya pencegahan dan terapi alternatif yang berpotensi adalah penggunaan obat kumur berbahan alami, seperti β-karoten dari crude palm oil (CPO), yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh obat kumur β-karoten terhadap gambaran histopatologi mukosa mulut tikus putih (Rattus norvegicus) setelah diinduksi mikrobiota oral. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan post-test only control group design. Hewan uji dibagi ke dalam beberapa kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan β-karoten murni, serta kelompok perlakuan obat kumur β-karoten dengan konsentrasi berbeda. Evaluasi histopatologi dilakukan pada mukosa bukal tikus melalui pewarnaan hematoksilin-eosin (H&amp;E) dengan penilaian derajat inflamasi, ketebalan epitel, dan kondisi jaringan pendukung. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian obat kumur β-karoten mampu memperbaiki gambaran histopatologi mukosa mulut, ditandai dengan penurunan infiltrasi sel inflamasi, perbaikan struktur epitel, dan peningkatan integritas jaringan dibandingkan kelompok kontrol. Efek perlindungan jaringan terlihat lebih optimal pada konsentrasi tertentu dari obat kumur β-karoten. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa obat kumur berbasis β-karoten dari crude palm oil berpotensi memberikan efek protektif dan regeneratif terhadap mukosa mulut yang mengalami inflamasi akibat induksi mikrobiota oral. Penggunaan β-karoten dapat dipertimbangkan sebagai alternatif bahan alami dalam menjaga kesehatan mukosa rongga mulut.&#13;
Kata Kunci : β-karoten, Obat Kumur, Mukosa Rongga Mulut, Histopatologi,  Mikrobiota Oral, Tikus Putih.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709875</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 15:24:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 15:33:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>