HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMILRNDALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMILRNDALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nadhiratul Jasmine - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Subhan Rio Pamungkas - 197911122006041001 - Dosen Pembimbing I
Meilya Silvalila - 198305222015042001 - Dosen Pembimbing II
Cut Rika Maharani - 198712082019032011 - Penguji
Juwita - 198306272010122006 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010207

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kesakitan dan kematian ibu masih menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Berbagai faktor biologis, psikologis, dan sosial dapat berkontribusi terhadap munculnya kecemasan selama kehamilan, khususnya menjelang persalinan. Karakteristik demografis seperti usia, pendidikan, pekerjaan, gravida, pendapatan, dan dukungan sosial diketahui berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan faktor-faktor tersebut di Kota Banda Aceh masih terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik demografis dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 106 ibu hamil yang diperoleh melalui teknik proportional quota sampling dari 11 Puskesmas di Kota Banda Aceh, dengan populasi sebanyak 356 ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami tingkat kecemasan minimal atau tanpa gejala yaitu sebanyak 68 orang (64,2%), diikuti oleh kecemasan ringan–sedang sebanyak 20 orang (18,9%), dan kecemasan berat sebanyak 18 orang (17,0%). Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan usia (r = 0,519; p = 0,000), pendidikan (r = –0,365; p = 0,000), gravida (r = –0,376; p = 0,000), pendapatan (r = –0,364; p = 0,000), dan dukungan sosial (r = –0,195; p = 0,045). Sementara itu, pekerjaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan ibu hamil (r = –0,020; p = 0,837).Kesimpulan penelitian ini adalah karakteristik demografis yang meliputi usia, pendidikan, gravida, pendapatan, dan dukungan sosial berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan, sedangkan pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan.
Kata Kunci: Ibu Hamil, Kecemasan, Karakteristik Demografis, Persalinan

Maternal morbidity and mortality remain major global health problems, including in Indonesia. Various biological, psychological, and social factors can contribute to the development of anxiety during pregnancy, particularly as childbirth approaches. Demographic characteristics such as age, education, occupation, gravida status, income, and social support are known to be associated with anxiety levels among pregnant women. However, studies examining the relationship between these factors in Banda Aceh are still limited.This study aimed to determine the relationship between demographic characteristics and anxiety levels among pregnant women in facing childbirth in Banda Aceh. This study employed a correlative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 106 pregnant women selected using proportional quota sampling from 11 primary health centers (Puskesmas) in Banda Aceh, with a total population of 356 pregnant women. Data were collected using the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Data analysis was performed using Spearman’s Rho correlation test.The results showed that most pregnant women experienced minimal or no anxiety symptoms, with 68 respondents (64.2%), followed by mild–moderate anxiety in 20 respondents (18.9%) and severe anxiety in 18 respondents (17.0%). Statistical analysis revealed significant relationships between anxiety levels and age (r = 0.519; p = 0.000), education (r = –0.365; p = 0.000), gravida status (r = –0.376; p = 0.000), income (r = –0.364; p = 0.000), and social support (r = – 0.195; p = 0.045). Meanwhile, occupation showed no significant relationship with anxiety levels among pregnant women (r = –0.020; p = 0.837).This study concludes that demographic characteristics, including age, education, gravida status, income, and social support, are significantly associated with anxiety levels among pregnant women in facing childbirth, whereas occupation is not significantly associated. Keywords: Pregnant Women, Anxiety, Demographic Characteristics, Childbirth

Citation



    SERVICES DESK