<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709861">
 <titleInfo>
  <title>DESAIN SISTEM POWER FACTOR CORRECTION HYBRID UNTUK PERBAIKAN FAKTOR DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Shelly</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan konsumsi energi yang tinggi dalam sistem kelistrikan semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya kebutuhan energi, salah satunya disebabkan oleh kualitas daya yang rendah akibat faktor daya yang tidak optimal pada beban campuran linier dan non-linier. Faktor daya yang rendah menyebabkan peningkatan daya reaktif dan distorsi harmonisa, sehingga membebani jaringan listrik dan menurunkan efisiensi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem Power Factor Correction (PFC) hybrid guna memperbaiki faktor daya dan kualitas daya sistem kelistrikan. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak PSIM dengan menerapkan kapasitor bank untuk mengoreksi pergeseran fasa pada beban linier serta Parallel Active Filter (PAF) untuk mereduksi distorsi harmonisa pada beban non-linier. Evaluasi kinerja sistem dilakukan pada beberapa skenario beban, meliputi beban linier, non-linier, dan beban campuran, dengan parameter utama berupa faktor daya dan Total Harmonic Distortion arus (THDi). Hasil simulasi menunjukkan bahwa penggunaan kapasitor bank mampu meningkatkan faktor daya beban linier dari 0,66 menjadi 0,96 tanpa memengaruhi daya aktif, sementara penerapan PAF pada beban non-linier menurunkan THDi dari 155% menjadi 2,9% serta meningkatkan faktor daya dari 0,42 menjadi 0,92. Pada beban campuran, sistem hybrid terbukti paling efektif dengan peningkatan faktor daya hingga 0,905 dan penurunan THDi menjadi 4,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem PFC hybrid yang diusulkan efektif dalam meningkatkan faktor daya dan kualitas daya secara menyeluruh pada sistem kelistrikan.&#13;
Kata kunci : Sistem Hibrida, Faktor Daya, Harmonisa, Filter Aktif, Kapasitor Bank&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709861</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 15:04:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 15:22:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>