<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709787">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MODIFIKASI DESAIN DAN MATERIAL PADA RUMAH TRADISIONAL ACEH TERHADAP KENYAMANAN TERMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husnus Sawab, ST., MT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh dari penggunaan material dan strategi desain dalam arsitektur tradisional Aceh dalam mencapai kenyamanan termal, sebagai langkah menuju praktik bangunan yang berkelanjutan. Meskipun telah banyak penelitian yang dilakukan mengenai kenyamanan termal, namun masih sedikit penelitian yang mengeksplorasi bagaimana elemen arsitektur tradisional dan pilihan material secara khusus berkontribusi terhadap kinerja termal dalam ruangan. Penelitian ini mengevaluasi kenyamanan termal dengan menggunakan indeks PMV-PPD dan SET, yang dilengkapi dengan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) menggunakan aplikasi Ansys. Analisis komparatif melalui proses pengukuran lapangan dilakukan pada dua model rumah tradisional dengan tata letak dan material atap yang berbeda satu sama lain, dan melalui simulasi terhadap empat model dengan material dinding dan atap yang berbeda. Hasil penelitian baik melalui pengukuran lapangan maupun simulasi menunjukkan bahwa rumah yang dibangun dengan dinding kayu dan &#13;
atap daun rumbia menunjukkan kinerja kenyamanan termal yang lebih baik dibandingkan dengan material lainnya. Dari hasil pengamatan, faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kenyamanan termal antara lain insulasi atap, sifat material, konfigurasi ruang, desain atap, dan ventilasi alami. Temuan ini menyoroti potensi prinsip-prinsip Arsitektur Tradisional Aceh untuk menginformasikan desain &#13;
berkelanjutan dengan meningkatkan kinerja termal dengan strategi pasif. Studi ini berkontribusi pada pelestarian pengetahuan arsitektur tradisional dan kemajuan praktik bangunan berkelanjutan di iklim panas-lembab. &#13;
Kata kunci: Aliran Udara, Computer Fluid Dynamics (CFD), Desain, Kenyamanan Termal, Material, Rumah Tradisional Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709787</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 12:57:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 14:38:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>