<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709751">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN MOTIF KHAS ACEH BESAR PADA HIJAB DENGAN TEKNIK PRINTING DAN SULAMAN BENANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afifah Alyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemajuan industri fashion mendorong pelaku fashion untuk berinovasi termasuk&#13;
dalam pengembangan motif khas daerah. Salah satu media penerapannya yaitu pada&#13;
hijab. Pengembangan motif khas Aceh Besar sebagai upaya memperkenalkan&#13;
budaya daerah kepada masyarakat luas terutama remaja Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mendesain pengembangan motif khas Aceh Besar dan menerapkannya pada&#13;
hijab dengan teknik printing dan ditambah sulaman benang, serta mengetahui&#13;
pendapat informan mengenai penerapan motif pengembangan khas Aceh Besar.&#13;
Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan, dan menggunakan pendekatan&#13;
kualitatif bertujuan mengetahui dan memahami pendapat yang diberikan informan.&#13;
Pengumpulan data diperoleh dari observasi, dokumentasi, wawancara, dan&#13;
eksperimen terapan. Informan berjumlah 6 orang terdiri dari pegawai MAA (Aceh&#13;
Besar), pegawai Dekranasda Aceh Besar, dan duta inoeng Aceh Besar. Hasil&#13;
penelitian menggunakan motif khas Aceh Besar yaitu motif pucok reubong, oen&#13;
ranup, dan bungong meulu. Motif yang dibuat pengembangan tetap menampakkan&#13;
ciri khas motif aslinya. Desain motif yang diaplikasikan pada hijab terdiri atas dua&#13;
model menggunakan motif yang sama dengan perbedaan pada penempatan motif&#13;
dan pengunaan warna. Penggunaan warna pada model hijab I yaitu warna cream,&#13;
yellow sand, clay, terrcotta, dan pada model hijab II warna purple moon, orchid&#13;
petal, misty lilac dan purple heather. Bahan yang digunakan pada produk hijab&#13;
adalah voal platinum tryspan ultrafine. Penggunaan Sulaman benang yang dibuat di&#13;
atas motif printing menjadikan tampilan hijab lebih menarik. Berdasarkan&#13;
tanggapan informan, penerapan motif Aceh Besar pada hijab dengan teknik printing&#13;
dan sulaman benang merupakan hal bagus dalam memperkenalkan motif daerah&#13;
dan megapresiasinya, serta menilai gabungan antara teknik printing dan sulaman&#13;
benang merupakan hal yang menarik juga memiliki keunikan. Informan juga&#13;
berpendapat bahwa penggunaan warna khas Aceh Besar dapat diterapkan dalam&#13;
desain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan motif khas Aceh Besar&#13;
pada hijab mampu memberikan nilai estetika dan identitas budaya, sekaligus&#13;
berkonstribusi pada pelestarian budaya serta membuka peluang ekonomi melalui&#13;
inovasi produk fashion.&#13;
Kata Kunci : Pengembangan, Motif Aceh Besar, Hijab, Sulaman Benang</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMBROIDERY - ARTS</topic>
 </subject>
 <classification>746.44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709751</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 11:48:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 15:51:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>