<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709713">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA JARINGAN 4G DAN 5G TERHADAP KUALITAS LIVE STREAMING TIKTOK MENGGUNAKAN METODE QOS DAN QOE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIVA AURA NURLIANTY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi jaringan seluler dari 4G menuju 5G membawa dampak &#13;
signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan digital, khususnya dalam &#13;
mendukung layanan live streaming yang menuntut kualitas jaringan tinggi dan &#13;
stabil, seperti pada platform TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis &#13;
perbandingan kinerja jaringan 4G dan 5G terhadap kualitas live streaming pada &#13;
platform TikTok menggunakan pendekatan Quality of Service (QoS) dan Quality of &#13;
Experience (QoE). Pengujian dilakukan di lingkungan padat penduduk dengan &#13;
mengukur tujuh parameter QoS, yaitu throughput, Packet loss, delay, jitter, &#13;
Reference Signal Received Power (RSRP), Reference Signal Received Quality &#13;
(RSRQ), dan Signal to Noise Ratio (SNR) menggunakan perangkat lunak &#13;
Wireshark dan NetMonster. Sementara itu, QoE dievaluasi melalui metode Mean &#13;
Opinion Score (MOS) berdasarkan persepsi pengguna terhadap aspek kelancaran &#13;
video, kualitas gambar, waktu buffering, dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa jaringan 5G memiliki performa QoS yang lebih unggul &#13;
dibandingkan jaringan 4G, terutama pada parameter throughput yang lebih tinggi &#13;
serta delay dan jitter yang jauh lebih rendah, sehingga secara teknis lebih &#13;
mendukung layanan live streaming real-time. Namun, hasil evaluasi QoE &#13;
menunjukkan bahwa perbedaan pengalaman pengguna antara jaringan 4G dan 5G &#13;
relatif tidak signifikan, di mana jaringan 4G memperoleh nilai MOS lebih tinggi &#13;
pada aspek kelancaran video dan kepuasan pengguna, sedangkan jaringan 5G &#13;
unggul pada aspek waktu buffering. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa &#13;
peningkatan performa teknis jaringan 5G tidak selalu berbanding lurus dengan &#13;
peningkatan kualitas pengalaman pengguna, karena persepsi pengguna juga &#13;
dipengaruhi oleh faktor adaptasi aplikasi dan ekspektasi pengguna yang bersifat &#13;
subjektif. &#13;
Kata Kunci: Jaringan 4G, Jaringan 5G, Live streaming, QoS, QoE</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709713</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 10:20:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 10:39:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>