<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709709">
 <titleInfo>
  <title>SEBARAN HARA FOSFOR DAN KALIUM PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN KEUMALA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Raudhatul Thamira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lahan sawah merupakan salah satu komponen penting pada sistem pertanian di Indonesia, khususnya dalam produksi padi. Lahan sawah di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie merupakan salah satu wilayah potensial untuk pengembangan produksi padi yang memiliki luas 1.541 Ha. Beras Keumala dikenal memiliki aroma yang wangi dan rasa yang khas, pulen dan nilai ekonomi yang tinggi. Produktivitas padi yang optimal sangat dipengaruhi oleh kondisi kesuburan tanah, terutama unsur hara fosfor (P) dan kalium (K). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebaran hara fosfor dan kalium serta mengetahui potensi hara fosfor dan kalium pada lahan sawah di Kecamatan Keumala Kabupaten Pidie.&#13;
Penelitian ini dilakukan di lahan sawah di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah metode survey yang melibatkan beberapa tahapan, mulai dari pra-survay, pengambilan sampel tanah hingga pengolahan data spasial. Titik sampel tanah diambil berdasarkan jarak 500 x 500 meter sehingga diperoleh 70 titik sampel. Sampel tanah dikompositkan berdasarkan warna dan tekstur tanah yang sama digabungkan menjadi satu sampel komposit dan menghasilkan 8 sampel tanah. Setelah mendapatkan titik sampel tanah, koordinat setiap titik sampel yang diperoleh dipetakan dengan bantuan GPS (Global Positioning System). Pembuatan peta sebaran hara P dan K pada lahan sawah di Kecamatan Keumala bertujuan untuk memetakan distribusi kandungan hara P dan K di tanah, yang merupakan indikator penting kesuburan tanah. Analisis hara fosfor dan kalium dilakukan pada Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. &#13;
Hasil analisis tanah pada lahan sawah di Kecamatan Keumala Kabupaten Pidie menunjukkan bahwa kandungan P total pada semua titik sampel digolongkan pada kriteria sangat rendah (0,09-0,15%) dengan potensi hara fosfor yaitu 1.800-3.000 kg.ha^(-1), sedangkan kandungan K total digolongkan pada kriteria sangat rendah (0,01-0,02%) dengan potensi hara kalium yaitu 200-400 kg.ha^(-1).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <classification>631.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 10:14:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 15:31:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>