KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RAIFA DALAM DEKAPAN SELEMBU KARYA BOY ABDAZ | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RAIFA DALAM DEKAPAN SELEMBU KARYA BOY ABDAZ


Pengarang

M. ZARKASYI SYUBANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Subhayni - 197911262006041004 - Dosen Pembimbing I
Budi Arianto - 197201232005011001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2106102010028

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Muhammad Zarkasyi Syubani. (2025). Konflik Psikologi Tokoh Utama dalam Novel Raifa dalam Dekapan Selembu Karya Boy Abdaz. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Di bawah bimbingan Dr. Budi Arianto. S.Pd., M.A., dan Subhayni, S.Pd., M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik psikologi tokoh utama dalam novel Raifa dalam dekapan selembu karya Boy Abdaz. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Raifa dalam dekapan selembu karya Boy Abdaz sebagai sumber data. Adapun data penelitian ini berupa penggalan kata, kalimat, dan dialog yang mengandung unsur konflik psikologis tokoh. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dengan tahapannya, yaitu (1) reduksi data, (2) menganalisis data, (3) mendeskripsikan data, dan (4) menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel karya Boy Abdaz terdapat enam tokoh, dengan Raifa menjadi tokoh utama. Raifa mengalami tiga macam konflik psikologi, yaitu terdapat konflik mendekat-mendekat terlihat pada momen Raifa sedang berusaha meyakinkan mamaknya bahwa itu cuma gelang tangan akan tetapi mamaknya tetap memberikan nasihat bahwa gelang tidak baik bagi dirinya, selanjutnya konflik mendekat-menjauh terlihat ketika Raifa sedang bingung dalam mencari ide gambar yang indah untuk lukisan Meutia supaya bibinya dapat mengingat selalu dirinya melalui lukisan tersebut, dan terakhir konflik menjauh-menjauh terlihat pada momen Raifa merasa bimbang terhadap pertanyaan temannya ketika ia malu tidak memakai gelang dihadapan temannya, namun ia tidak dapat melanggar perintah mamaknya untuk menyimpan gelang tersebut. Simpulan dari penelitian ini bahwa melalui pendekatan psikologi, novel karya Boy Abdaz memiliki dilema psikologi yang dialami oleh Raifa dalam menghadapi berbagai permasalahan.

Kata kunci: konflik psikologi, tokoh utama, konflik mendekat-mendekat, konflik mendekat-menjauh, konflik menjauh-menjauh

ABSTRACT Muhammad Zarkasyi Syubani. (2025). The Psychological Conflicts of the Main Character in the Novel Raifa dalam Dekapan Selembu by Boy Abdaz. [Thesis, Universitas Syiah Kuala]. Under direction of Dr. Budi Arianto, S.Pd., M.A., and Subhayni, S.Pd., M.Pd. This study aims to examine the psychological conflicts experienced by the main character in the novel Raifa dalam Dekapan Selembu by Boy Abdaz. The research employed a descriptive qualitative method. The subject of this study is the novel itself, while the data consist of excerpts of words, sentences, and dialogues that depict psychological conflicts in the characters. The data were collected through documentation techniques. The analysis was conducted using descriptive qualitative procedures consisting of (1) data reduction, (2) data analysis, (3) data description, and (4) drawing conclusions. The findings show that the novel by Boy Abdaz features six characters, with Raifa as the main character. Raifa experiences three types of psychological conflict: (1) approach–approach conflict, illustrated when Raifa attempts to convince her mother that the item she is wearing is merely a bracelet, although her mother still advises her that it is not appropriate for her; (2) approach–avoidance conflict, seen when Raifa struggles to find an idea for a beautiful painting for Meutia so that her aunt can always remember her through the artwork; and (3) avoidance–avoidance conflict, depicted when Raifa feels torn upon being questioned by a friend about why she is not wearing the bracelet—she feels embarrassed but cannot disobey her mother’s instruction to keep the bracelet hidden. In conclusion, through a psychological approach, the novel reveals the psychological dilemmas experienced by Raifa as she navigates various personal conflicts. Keywords: psychological conflict, main character, approach–approach conflict, approach–avoidance conflict, avoidance–avoidance conflict

Citation



    SERVICES DESK