Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MAKNA GERAK DALAM PERTUNJUKAN BARONGSAI GOLDEN DRAGON DI YAYASAN HAKKA BANDA ACEH
Pengarang
Intan Dista Sari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Tri Supadmi - 196702161993032002 - Dosen Pembimbing I
Ismawan - 196808151995121002 - Dosen Pembimbing II
Rida Safuan Selian - 197610072002121003 - Penguji
Nurlaili - 197506102006042001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2106102030003
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1)., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Intan Dista Sari. 2025. Makna Gerak Dalam Pertunjukan Barongsai Golden Dragon
di Yayasan Hakka Banda Aceh, Departemen Pendidikan Sendratasik, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala Dibawah Bimbingan Dra.
Tri Supadmi, M.Sn dan Ismawan, S.Sn., M.Sn.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis makna gerak dalam
pertunjukan Barongsai Golden Dragon di Yayasan Hakka Banda Aceh. Dalam
penelitian digunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode
deskriptif. Informan terdiri dari pengurus, ketua dan penari barongsai Yayasan
Hakka Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,
wawancara dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa
makna konotasi gerakan tari Barongsai Golden Dragon di Yayasan Hakka Banda
Aceh ialah mengusir roh jahat dan energi negatif, membawa keberuntungan serta
kemakmuran, melambangkan kekuatan, keberanian, dan kerja sama tim yang
kuat yang merupakan bagian dari pelestarian budaya Tionghoa. Sedangkan
makna denotasi atau makna gerakan yang apadanya meliputi gerakan kepala
singa, gerakan mata berkedip, gerakan mulut, gerakan tubuh, gerakan melompat
dan gerakan menggigit amplop. Ada enam Gerakan dalam barongsai, dan terbagi
enam Gerakan dibagian Gerakan kuda-kuda.
Kata Kunci: Makna, Gerak, Barongsai.
ABSTRACT Intan Dista Sari. 2025. The Meaning of Movement in the Golden Dragon Barongsai Performance at the Hakka Foundation in Banda Aceh, Department of Dance Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. Under the Guidance of Dra. Tri Supadmi, M.Sn and Ismawan, S.Sn., M.Sn. This study aims to determine and analyze the meaning of movement in the Golden Dragon Barongsai performance at the Hakka Foundation in Banda Aceh. A qualitative approach was used in the study, employing descriptive methods. Informants consisted of administrators, the chairman, and barongsai dancers of the Hakka Foundation in Banda Aceh. Data collection techniques included observation and interviews and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the connotative meaning of the Barongsai Golden Dragon dance movements at the Hakka Foundation in Banda Aceh is to expel evil spirits and negative energy, bring good luck and prosperity, symbolize strength, courage, and strong teamwork which are part of the preservation of Chinese culture. While the denotative meaning or meaning of the movements includes lion head movements, blinking eye movements, mouth movements, body movements, jumping movements and biting envelope movements. There are six movements in the lion dance, and they are divided into six movements in the horse stance section. Keywords: Meaning, of Movement, Barongsai.
ANALISA DAN SIMULASI KINEMATIKA LOMPATAN VERTIKAL BARONGSAI (Jeriko Abadi Putra, 2020)
PENGELOLAAN SANGGAR HAKKA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PELESTARIAN BARONGSAI PADA GENERASI SELANJUTNYA (Nurul Amelia, 2024)
MAKNA SIMBOL PADA GERAK TARI BEUPALA CINGKEH SANGGAR GEUNTA NANGGROE (Aisyahtunrahmi srianggrayni, 2025)
MANTRA DAN GERAK TARI SINING (MARISA ULFA, 2019)
DIKEE MAULID DI DESA BABAH JURONG KABUPATEN ACEH BESAR (SULASTRI MARLIANI, 2025)