<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709621">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN IN SILICO TANAMAN KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA) TERHADAP PENYAKIT HIV DAN HEPATITIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk tanaman obat yang telah lama dimanfaatkan sebagai sumber pengobatan tradisional. Salah satu tanaman yang memiliki potensi besar adalah kratom (Mitragyna speciosa), yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder dengan aktivitas farmakologis yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa aktif dalam daun Mitragyna speciosa sebagai kandidat obat HIV dan hepatitis menggunakan pendekatan in silico. Identifikasi senyawa kimia dilakukan menggunakan metode Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS), sedangkan evaluasi interaksi senyawa dengan protein target HIV (3OXX) dan hepatitis (3MSH) dilakukan melalui metode molecular docking. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa daun Mitragyna speciosa mengandung 81 senyawa kimia. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa senyawa mitragynine memiliki potensi tertinggi sebagai kandidat anti-HIV dan anti-hepatitis dengan nilai binding affinity masing-masing sebesar −8,4 kkal/mol dengan dua ikatan hidrogen terhadap protein HIV dan −7,0 kkal/mol dengan satu ikatan hidrogen terhadap protein hepatitis. Hasil ini menunjukkan bahwa mitragynine berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat obat HIV dan hepatitis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah bagi studi lanjutan pada tahap eksperimental dan klinis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709621</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 18:06:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 09:58:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>