HUBUNGAN KECANDUAN ONLINE GAME DENGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA SEKOLAH RNMENENGAH ATAS DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KECANDUAN ONLINE GAME DENGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA SEKOLAH RNMENENGAH ATAS DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH


Pengarang

WAHYUNI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Budi Satria - 198111102014041001 - Dosen Pembimbing I
Juanita - 198401132015042001 - Dosen Pembimbing II
Rachmah - 198504082019032017 - Penguji
Asniar - 197811222002122002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2212101010113

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Ilmu Keperawatan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menyebabkan remaja semakin mudah mengakses online game. Remaja yang bermain online game secara berlebihan, yaitu lebih dari 30 menit per hari, dapat mengalami perubahan psikologis seperti perasaan gelisah, jantung berdebar, serta peningkatan nada bicara, perubahan tersebut secara tidak langsung berpotensi mengarah pada munculnya perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kecanduan online game dengan perilaku agresif pada remaja SMA di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 298 siswa berusia 15-18 tahun, yang di pilih melalui Teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Game Addiction Scale (GAS 7) dan Aggression Scale (AS) dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan online game dengan perilaku agresif pada remaja SMA di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh (p-value=0,000). Disarankan kepada guru dan orang tua untuk mengontrol penggunaan online game serta memberikan edukasi mengenai pengendalian emosi untuk mencegah perilaku agresif pada remaja.

The rapid advancement of information technology has enabled adolescents to access online games more easily. Adolescents who engage in excessive online gaming, defined as playing for more than 30 minutes per day, may experience psychological changes such as restlessness, palpitations, and increased tone of voice. These changes may indirectly contribute to the emergence of aggressive behavior. This study aimed to identify the relationship between online game addiction and aggressive behavior among senior high school adolescents in Syiah Kuala Sub-district, Banda Aceh. This study employed a quantitative, descriptive-correlational design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 298 students aged 15–18 years, selected using convenience sampling. Data were collected using the Game Addiction Scale (GAS-7) and the Aggression Scale (AS), both administered on a Likert scale. The results showed a statistically significant relationship between online game addiction and aggressive behavior among senior high school adolescents in Syiah Kuala Sub-district, Banda Aceh (p = 0.000). These findings indicate that higher levels of online game addiction are associated with increased aggressive behavior in adolescents. Therefore, teachers and parents are encouraged to monitor online game use and provide education on emotional regulation to prevent aggressive behavior among adolescents.

Citation



    SERVICES DESK