HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGANRNLOKASI, UKURAN, JUMLAH ULKUS PEPTIKUM DIRNRSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGANRNLOKASI, UKURAN, JUMLAH ULKUS PEPTIKUM DIRNRSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Sulthan Ihsan - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Yusuf - 197708152006041002 - Dosen Pembimbing I
Wilda Mahdani - 198105112006042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010234

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ulkus peptikum merupakan salah satu masalah gastrointestinal yang masih sering
dijumpai dan dapat menyebabkan morbiditas tinggi. Variasi karakteristik
demografis dan klinis pasien diduga berkaitan dengan lokasi, ukuran, dan jumlah
ulkus, namun data di Aceh masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan antara karakteristik pasien, yaitu usia, jenis kelamin, dan
pekerjaan dengan lokasi, ukuran, dan jumlah ulkus peptikum pada pasien di RSUD
dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah analitik
observasional dengan desain cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis
pasien yang menjalani endoskopi saluran cerna atas. Total sampel sebanyak 167
pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Chi-square
dan Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Mayoritas pasien berusia
56–65 tahun, pada kelompok pasien berjenis kelamin laki-laki, dan untuk mayoritas
kelompok pekerjaan penderita penyakit ini berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Lokasi ulkus terbanyak adalah ulkus gaster (93,4%), ukuran ulkus terbanyak ukuran
sedang (51,5%), dan jumlah ulkus terbanyak multipel (56,3%). Analisis Chi-Square
tidak menunjukkan hubungan antara jenis kelamin dengan lokasi ulkus (P=0.477),
usia (P=0.410), pekerjaan (P=0.802), lalu jenis kelamin dengan ukuran ulkus
(P=0.519), pekerjaan (P=0.358), juga pekerjaan dengan jumlah ulkus (P=0.914).
Analisis Spearman Rank tidak menunjukkan hubungan antara usia dengan ukuran
ulkus (P=0.977, r=0.002), lalu usia dengan jumlah ulkus (P=0.773, r=0.022), jenis
kelamin (P=0.779, r=0.022). Kesimpulannya adalah karakteristik demografis
seperti jenis kelamin, usia, dan pekerjaan tidak memiliki hubungan yang signifikan
dengan karakteristik klinis pasien ulkus peptikum, yaitu lokasi, ukuran, maupun
jumlah ulkus.

Peptic ulcer disease remains a common gastrointestinal problem and may cause significant morbidity. Variations in demographic and clinical characteristics are suspected to be associated with the location, size, and number of ulcers; however, data from Aceh are still limited. This study aimed to determine the association between patient characteristics, including age, sex, and occupation, and the location, size, and number of peptic ulcers in patients at dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh, in 2024. This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. Data were obtained from medical records of patients who underwent upper gastrointestinal endoscopy. A total of 167 patients who met the inclusion criteria were included. Data analysis was performed using the Chi-square test and Spearman rank correlation with a 95% confidence level. Most patients were aged 56–65 years, predominantly male, and the most common occupation was housewife. The most frequent ulcer location was gastric ulcer (93.4%), the most common ulcer size was medium (51.5%), and the majority of patients had multiple ulcers (56.3%). Chi-square analysis showed no significant association between sex and ulcer location (P = 0.477), age (P = 0.410), occupation (P = 0.802), sex and ulcer size (P = 0.519), occupation and ulcer size (P = 0.358), or occupation and number of ulcers (P = 0.914). Spearman rank analysis also showed no significant association between age and ulcer size (P = 0.977, r = 0.002), age and number of ulcers (P = 0.773, r = 0.022), or sex and number of ulcers (P = 0.779, r = 0.022). In conclusion, demographic characteristics such as age, sex, and occupation were not significantly associated with the clinical characteristics of peptic ulcer disease, including ulcer location, size, and number.

Citation



    SERVICES DESK