<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709519">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN TEORIYA RESHENIYA IZOBRETATELSKIKH ZADATCH (TRIZ) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>TAMAN HUTAN KOTA LANGSA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAYKAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan dan merumuskan strategi peningkatan pelayanan di Taman Hutan Kota Langsa melalui integrasi metode Service Quality (SERVQUAL), Importance Performance Analysis (IPA), dan Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ). Metode SERVQUAL digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara persepsi kinerja dan harapan pengunjung terhadap lima dimensi kualitas pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL memiliki nilai gap negatif, dengan kesenjangan terbesar terdapat pada dimensi responsiveness, reliability, assurance, dan tangibles, yang mengindikasikan bahwa pelayanan belum memenuhi harapan pengunjung. Selanjutnya, metode IPA digunakan untuk memetakan tingkat kepentingan dan kinerja atribut pelayanan. Hasil pemetaan menunjukkan lima atribut prioritas utama yang berada pada Kuadran I, yaitu sistem keluhan terstruktur, ketersediaan signage dan peta informasi, pos informasi wisata, kebersihan dan manajemen area wisata, serta kompetensi petugas. Untuk merumuskan solusi perbaikan yang inovatif dan aplikatif terhadap atribut prioritas tersebut, metode TRIZ digunakan dalam menyelesaikan kontradiksi teknis yang muncul. Analisis TRIZ menghasilkan beberapa prinsip inventif, yaitu preliminary action, universality, segmentation, self-service, dan copying, yang diterjemahkan ke dalam rekomendasi perbaikan berupa penyediaan sistem keluhan berbasis QR-code dan kotak saran, penataan signage dan peta informasi di titik strategis, pembangunan pos informasi wisata, penerapan jadwal kebersihan terstruktur dan pengelolaan tempat sampah, serta pelatihan petugas berbasis praktik dengan dukungan media digital. Integrasi ketiga metode ini menghasilkan kerangka analisis yang komprehensif dan aplikatif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan pariwisata perkotaan yang berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709519</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 15:43:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 16:10:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>