<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709483">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN NANO HIDROKSIAPATIT TULANG SAPI PADA GLASS IONOMER CEMENT TERHADAP KEKUATAN TEKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIARA FILZA IZZATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prodi Pendidikan Dokter Gigi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama		: Mutiara Filza Izzati&#13;
Program Studi	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul	: &#13;
&#13;
Glass Ionomer Cement (GIC) merupakan bahan restorasi yang banyak digunakan dalam kedokteran gigi karena memiliki kemampuan adhesi terhadap struktur gigi dan mampu melepaskan fluor. Namun, GIC memiliki kelemahan berupa kekuatan tekan yang relatif rendah sehingga mudah mengalami fraktur pada beban oklusal. Salah satu cara untuk memperbaiki sifat mekanis GIC adalah dengan menambahkan nano-hidroksiapatit (Nano-HA) tulang sapi, yang memiliki komposisi mineral mirip dengan jaringan keras gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nano-hidroksiapatit tulang sapi terhadap kekuatan tekan GIC. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test only control group. Sebanyak 12 spesimen berbentuk silinder berukuran diameter 4 mm dan tinggi 6 mm dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa Nano-HA dan kelompok dengan penambahan Nano-HA 5%, 7%, dan 9%. Pengujian kekuatan tekan dilakukan menggunakan Universal Testing Machine, dan data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dengan tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada kekuatan tekan antar kelompok (p = 0,650). Nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kelompok GIC dengan penambahan 5% Nano-HA (91,17±19,57 MPa), diikuti kontrol (77,88±56,27 MPa), GIC dengan penambahan 7% Nano-HA (68,40±28,93 MPa), dan GIC dengan penambahan 9% Nano-HA (55,47±19,93 MPa). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan hidroksiapatit tulang sapi pada konsentrasi 5%, 7%, dan 9% pada GIC tidak menunjukkan peningkatan kekuatan tekan yang signifikan, namun konsentrasi 5% menunjukkan peningkatan nilai kekuatan tekan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.&#13;
Kata kunci: Glass ionomer cement, nano-hidroksiapatit, kekuatan tekan, kekuatan tekan, tulang sapi, bahan restorasi gigi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 15:17:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 15:57:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>