<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709463">
 <titleInfo>
  <title>HYDROGRAPHIC SURVEY AT PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (OCEAN FISHING PORT) KOETARAJA, RNLAMPULO, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kebba Nyang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Infrastruktur pelabuhan pesisir dapat secara signifikan mengubah rezim hidrodinamika dan pola transport sedimen, yang menyebabkan erosi dan redistribusi sedimen sehingga berdampak pada keselamatan navigasi dan keberlanjutan pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi perubahan batimetri serta menganalisis evolusi dasar perairan di sekitar Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo (PPS Lampulo), Banda Aceh, Indonesia, melalui kajian komparatif data survei hidrografi tahun 2018 dan 2025. Data batimetri tahun 2025 diperoleh menggunakan Single Beam Echo Sounder (SBES) yang terintegrasi dengan Global Positioning System (GPS), kemudian dikoreksi terhadap fluktuasi pasang surut dan draft transduser relatif terhadap Mean Sea Level (MSL). Permukaan dasar perairan dibangun menggunakan interpolasi Kriging pada perangkat lunak Golden Software Surfer 13, sedangkan variasi batimetri multitemporal dianalisis melalui profil penampang yang berorientasi sejajar dan tegak lurus terhadap garis pantai. Hasil analisis menunjukkan terjadinya pendalaman dasar perairan yang signifikan di muara Sungai Krueng Aceh, dengan peningkatan kedalaman rata-rata sekitar 2,13 m selama periode penelitian, yang mengindikasikan dominasi proses erosi. Gerusan lokal dengan kedalaman melebihi 4,0 m teramati di sekitar pemecah gelombang bagian barat, yang disebabkan oleh interaksi arus pasang surut dan arus sungai yang semakin intensif akibat pengaruh struktur pelabuhan. Sebaliknya,kolam pelabuhan relatif stabil, dengan perubahan kedalaman yang sebagian besar mencerminkan aktivitas pengerukan pemeliharaan rutin. Secara keseluruhan, evolusi dasar perairan di PPS Lampulo dikendalikan oleh interaksi antara gaya hidrodinamika alami dan modifikasi antropogenik, yang menegaskan pentingnya pemantauan batimetri secara berkelanjutan serta pengelolaan sedimen yang adaptif guna menjamin keselamatan navigasi dan keberlanjutan pelabuhan dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
Kata kunci: batimetri; survei hidrografi; transport sedimen; dampak pemecah gelombang; PPS Lampulo&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709463</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 15:07:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 15:51:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>