<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709375">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FENTANYL DAN DEXMEDETOMIDINE TERHADAP INTENSITAS NYERI PASCAOPERASI PADA PASIEN DENGAN STABILISASI POSTERIOR DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tuanku Radhi Sura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Stabilisasi posterior vertebra merupakan prosedur bedah besar&#13;
yang menimbulkan nyeri pascaoperasi signifikan. Manajemen nyeri yang efektif&#13;
diperlukan untuk mencegah stres fisiologis berlebih, gangguan hemodinamik, dan&#13;
respons inflamasi pascaoperasi. Fentanyl dan dexmedetomidine merupakan dua&#13;
agen analgesik yang umum digunakan, namun efektivitas komparatif keduanya&#13;
dalam konteks stabilisasi posterior masih belum konsisten dalam literatur. Oleh&#13;
karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas analgesia,&#13;
stabilitas hemodinamik, serta pengaruh terhadap biomarker inflamasi NLR dan&#13;
PLR dari kedua obat.&#13;
Metode Penelitian: Penelitian observasional komparatif dilakukan pada 16 pasien&#13;
yang menjalani stabilisasi posterior di RSUD Dr. Zainoel Abidin. Subjek dibagi&#13;
menjadi dua kelompok berdasarkan regimen analgesia pascaoperasi: fentanyl&#13;
(bolus 2 mcg/kg diikuti infus 1 mcg/kg/jam) dan dexmedetomidine (bolus 1 mcg/kg&#13;
diikuti infus 0,4 mcg/kg/jam). Evaluasi dilakukan pada jam ke-2, 6, 12, 24, dan 48&#13;
pascaoperasi untuk intensitas nyeri (NRS), parameter hemodinamik (HR, TDS,&#13;
TDD, RR, SpO₂), serta biomarker inflamasi (NLR dan PLR). Analisis dilakukan&#13;
menggunakan uji t, Mann-Whitney, dan General Linear Model (GLM).&#13;
Hasil penelitian: Kedua kelompok memiliki karakteristik dasar yang homogen (p&#13;
&gt; 0,05). Skor NRS menurun signifikan pada kedua kelompok dari 2 jam hingga 48&#13;
jam, tanpa perbedaan bermakna antar kelompok, kecuali pada 12 jam (p = 0,011),&#13;
namun tidak konsisten pada titik waktu lainnya. Parameter hemodinamik tetap&#13;
dalam batas fisiologis; perbedaan TDD pada 24 dan 48 jam bersifat kecil dan tidak&#13;
bermakna secara klinis. Nilai NLR dan PLR menunjukkan penurunan progresif&#13;
pada kedua kelompok tanpa perbedaan antar kelompok (p &gt; 0,05).&#13;
Kesimpulan: Fentanyl dan dexmedetomidine menunjukkan efektivitas yang setara&#13;
dalam mengurangi nyeri pascaoperasi, mempertahankan stabilitas hemodinamik,&#13;
serta menurunkan biomarker inflamasi pada pasien yang menjalani stabilisasi&#13;
posterior. Kedua agen dapat digunakan secara aman sebagai bagian dari manajemen&#13;
analgesia pascaoperasi.&#13;
Kata kunci: fentanyl, dexmedetomidine, stabilisasi posterior, nyeri pascaoperasi,&#13;
NLR, PLR, hemodinamik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709375</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 12:12:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 14:52:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>