Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN GURU DALAM MENDORONG KEBERANIAN SISWA UNTUK MENYAMPAIKAN PENDAPAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI BANDA ACEH
Pengarang
REYHAN SALDINTA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rusli Yusuf - 195702101985031004 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Yunus - 197203102005011001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2106101010082
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.141 2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Reyhan Saldinta (2025). Peran Guru Dalam Mendorong Keberanian Siswa Untuk Menyampaikan Pendapat Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri Banda Aceh [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd. dan bapak Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd
Keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat merupakan keterampilan penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan sikap demokratis. Namun, banyak siswa masih pasif karena kurang percaya diri, rasa takut, dan minim dukungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam mendorong keberanian siswa serta strategi yang diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek terdiri dari guru PKn dan siswa dari tiga SMA Negeri yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat dipengaruhi oleh keaktifan mereka dalam merespons rangsangan pembelajaran. Sebagian siswa telah menunjukkan keberanian, namun sebagian lainnya masih pasif karena kurang percaya diri, rasa malu, dan kecemasan. Guru berperan penting dalam memotivasi, memfasilitasi, dan membimbing siswa, tetapi pelaksanaannya belum optimal. Strategi yang digunakan antara lain membangun komunikasi terbuka dan memberi ruang partisipasi, meskipun guru masih menghadapi hambatan seperti rendahnya minat belajar, kejenuhan siswa, serta perbedaan karakter individu. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peran guru sebagai motivator, fasilitator, mediator, dan evaluator sangat menentukan tumbuhnya keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Sekolah perlu menyediakan program dan sarana pendukung, sementara guru diharapkan lebih variatif dalam memilih model pembelajaran untuk meningkatkan antusiasme siswa. Siswa juga perlu terus dilatih agar lebih percaya diri dalam berpendapat.
Kata Kunci: Peran Guru, Keberanian Siswa
Reyhan Saldinta (2025). The Role of Teachers in Encouraging Students to Express Their Opinions in Civic Education Classes at Banda Aceh State High School [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd. and Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd Students' courage in expressing their opinions is an important skill for developing critical thinking, communication, and democratic attitudes. However, many students remain passive due to a lack of confidence, fear, and minimal support. This study aims to describe the role of teachers in encouraging students' courage and the strategies applied in Civic Education learning at Banda Aceh State High School. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The subjects consisted of Civic Education teachers and students from three public high schools selected through purposive sampling. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students' ability to express their opinions was influenced by their activeness in responding to learning stimuli. Some students have shown courage, but others are still passive due to lack of confidence, shyness, and anxiety. Teachers play an important role in motivating, facilitating, and guiding students, but the implementation is not yet optimal. The strategies used include establishing open communication and providing space for participation, although teachers still face obstacles such as low interest in learning, student boredom, and individual character differences. The conclusion of the study confirms that the role of teachers as motivators, facilitators, mediators, and evaluators is crucial in fostering students' courage to express their opinions. Schools need to provide supporting programs and facilities, while teachers are expected to be more varied in choosing learning models to increase student enthusiasm. Students also need to be continuously trained to be more confident in expressing their opinions. Keywords: Teacher’s Role, Students’ Courage
METHODS APPLIED BY THE TEACHERS IN TEACHING SPEAKING FOR GRADE XII OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS (A QUALITATIVE STUDY AT SMAN 2 BANDA ACEH) (FRILLA GEUBRINA DJUFRI, 2014)
A DESCRIPTIVE STUDY ON TEACHING READING COMPREHENSION AT SMPN 16 BANDA ACEH (Maulizan ZA, 2014)
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI MENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG SISWA KELAS III SD NEGERI 14 BANDA ACEHRN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA MATERI RNMENYAMPAIKAN ISI TEKS DONGENG RNSISWA KELAS III SD NEGERI 14 RNBANDA ACEH (EVINDA, 2014)
PEMBINAAN NILAI NASIONALISME PADA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI SMP NEGERI SAMUDERA ACEH UTARA (Roslina, 2013)
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR IPS MELALUI MODEL QUANTUM TEACHING DENGAN PENDEKATAN PAKEM SISWA KELAS V SD NEGERI 3 JAGONG JEGET KAB. ACEH TENGAH (Denik Istiqomah, 2020)