<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709303">
 <titleInfo>
  <title>PERIBAHASA GAYO BEREFERENSI FLORA DAN FAUNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAISYA AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Raisya Afifah. (2026). Peribahasa Gayo Bereferensi Flora dan Fauna. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dr. Budi Arianto, S.Pd., M.A. dan Herman R, S.Pd., M.Pd. &#13;
&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peribahasa Gayo yang bereferensi flora dan fauna sebagai salah satu kekhasan komunikasi masyarakat Gayo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik analisis isi (content analysis). Subjek penelitian ini adalah peribahasa Gayo bereferensi flora dan fauna yang bersumber dari Buku Peribahasa Gayo karya A.SJ. Coubat (1986) yang memuat 259 peribahasa. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan atau kata dalam peribahasa Gayo yang bereferensi flora dan fauna. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat, kemudian dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan peribahasa Gayo bereferensi flora didominasi oleh kata bunga, sedangkan peribahasa bereferensi fauna didominasi oleh kata kerbau. Hal ini menunujukkan bahwa masyarakat Gayo memiliki keterikatan dengan alam baik tumbuhan maupun hewan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Peribahasa Gayo, referen flora, referen fauna.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709303</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 11:23:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 11:25:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>