<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709281">
 <titleInfo>
  <title>KEKERARASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL PAYA NIE KARYA IDA FITRI:</title>
  <subTitle>KAJIAN GINOKRITIK</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>THIFAL HUMAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak kekerasan terhadap perempuan dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Paya Nie karya Ida Fitri dengan data berupa kata, kalimat, dan paragraf yang mengandung tindak kekerasan terhadap perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Paya Nie terdapat empat bentuk kekerasan terhadap perempuan, yaitu (1) kekerasan fisik, meliputi pemukulan, eksekusi mati, penyiksaan, penculikan, penyekapan, penodongan senjata, penembakan, dan pembunuhan; (2) kekerasan seksual, meliputi pelecehan nonfisik, perbuatan cabul, pemerkosaan, pemaksaan melihat pemerkosaan, dan pembiaran terjadinya pemerkosaan; (3) kekerasan psikis, meliputi perselingkuhan, penuduhan, penghinaan, dan intimidasi; serta (4) kekerasan ekonomi, meliputi pengabaian kewajiban nafkah oleh suami, pemerasan, dan perampasan. Berbagai bentuk kekerasan tersebut terjadi dalam tiga ranah yang berbeda, yaitu (1) kekerasan domestik yang dilakukan suami, ayah, dan saudara kandung; (2) kekerasan publik yang dilakukan kelompok bersenjata, kelompok gerakan separatis, tetangga, kenalan, teman, orang asing, dan tokoh masyarakat; serta (3) kekerasan oleh negara yang dilakukan para tentara. Dalam penelitian ini tidak ditemukan kekerasan domestik yang dilakukan kekasih atau pasangan dalam hubungan asmara lainnya, serta kekerasan oleh negara yang dilakukan polisi, pejabat pemerintah, maupun aparatur sipil negara. Selain itu, dalam penelitian ini juga tidak ditemukan kekerasan ekonomi dalam ranah publik.&#13;
Kata Kunci: Kekerasan, Perempuan, Kajian Ginokritik, Novel</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 11:05:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 11:11:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>