<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709255">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT KESEPIAN REMAJA PANTI ASUHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juraisa Rahma Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Juraisa Rahma Fitri (2025). Tingkat Kesepian Remaja Panti Asuhan dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan Dan Konseling. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Drs. Syaiful Bahri M.Pd dan Nurbaity, S. Pd., M.Ed.&#13;
Remaja yang tinggal di panti asuhan cenderung menghadapi berbagai tantangan emosional dan sosial akibat kurangnya kelekatan dengan figur keluarga serta keterbatasan dukungan sosial. Salah satu kondisi psikologis yang sering muncul adalah kesepian, yang dapat berdampak pada kesejahteraan mental dan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesepian remaja yang tinggal di panti asuhan serta mengidentifikasi implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian remaja yang tinggal di beberapa panti asuhan di Kota Banda Aceh, yaitu Panti Asuhan Islam Media Kasih Putri, Panti Asuhan Islam Media Kasih Putra, MCC LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah, dan Dayah BTRG. Data dikumpulkan menggunakan skala kesepian yang dimodifikasi berdasarkan teori Bruno dan dianalisis secara deskriptif persentase untuk mengetahui kategori tingkat kesepian responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesepian remaja panti asuhan berada pada kategori sedang, yang berarti sebagian besar remaja cukup sering merasa kesepian namun masih mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling di lingkungan panti asuhan, khususnya melalui layanan konseling individu dan kelompok yang berfokus pada penguatan keterampilan sosial, peningkatan self-esteem, serta pembentukan hubungan interpersonal yang sehat.&#13;
Kata Kunci: Kesepian, Remaja, Panti Asuhan, Layanan Bimbingan dan Konseling</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709255</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 10:33:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 11:05:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>