<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709245">
 <titleInfo>
  <title>PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK TUBERKULOSIS PARU ANTARA KELOMPOK SEMBUH DAN TIDAK SEMBUH SETELAH MENDAPATKAN TERAPI OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfahlayya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Status gizi berperan penting dalam perjalanan penyakit TB, baik sebagai faktor risiko maupun sebagai gejala penyakit. Anak dengan TB paru sering mengalami penurunan status gizi akibat peningkatan metabolisme, anoreksia, dan gangguan absorpsi nutrisi. Pengobatan TB dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara teori dapat memperbaiki status gizi anak melalui perbaikan klinis dan penurunan inflamasi.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar perubahan status gizi anak dengan TB paru sebelum, setelah 2 bulan dan setelah 6 bulan terapi OAT pada kelompok sembuh dan tidak sembuh.&#13;
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain kohort retrospektif. Subjek penelitian adalah 102 anak dengan TB paru yang menjalani terapi OAT di Poliklinik Kesehatan Anak RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama periode Januari 2024 hingga Januari 2025. Data sekunder diperoleh dari rekam medis, mencakup data antropometri sebelum terapi, setelah 2 bulan, dan setelah 6 bulan terapi OAT. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif uji statistik dengan uji statistik Two Way ANOVA  dengan nilai signifikasi p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 10:16:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 10:56:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>