<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709137">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF AFFIXATION IN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nabilah Zulfa Nibras</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis afiksasi yang digunakan dalam dialog film The Sea Beast, serta menganalisis proses derivasi dan infleksi yang terjadi. Studi ini didasarkan pada teori morfologi, dengan fokus pada afiksasi sebagai proses pembentukan kata. Data dikumpulkan dengan cara mentranskrip naskah film dan menganalisis kata-kata yang mengandung afiks menggunakan tabel klasifikasi berdasarkan Plag (2018) dan Fromkin et al. (2022). Temuan menunjukkan total 806 contoh afiksasi: 27 di antaranya adalah prefiks (3,24%) dan 806 adalah sufiks (96,76%), terdiri dari 177 afiks derivatif (21,26%) dan 629 afiks infleksional (75,50%). Di antara prefiks, prefiks negasi muncul paling sering. Untuk sufiks, sufiks nominal paling dominan. Tidak ditemukan contoh infiksasi. Dalam proses derivasi, transformasi kata kerja menjadi kata benda paling sering terjadi, diikuti oleh derivasi kata benda menjadi kata benda. Untuk proses infleksi, penandaan jamak paling umum, diikuti oleh partikel lampau. Semua delapan jenis afiks infleksional terwakili dalam data. Hasil ini menunjukkan penggunaan afiksasi yang kaya dalam film, menyarankan bahwa film animasi dapat menjadi sumber berharga untuk mempelajari morfologi bahasa Inggris. Studi ini mendorong penggunaan konteks dunia nyata seperti film dalam pengajaran afiksasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pembentukan kata dan fungsi gramatikal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 19:35:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 10:01:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>