<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1709059">
 <titleInfo>
  <title>KECEMASAN MENIKAH PADA REMAJA PASCA PAPARAN VIDEO KDRT CUT INTAN NABILA DI INSTAGRAM DALAM KONTEKS #MARRIEDISSCARRY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yasmin Atikah Salwa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Viralnya video Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Cut Intan Nabila di Instagram memunculkan kekhawatiran remaja terhadap pernikahan yang terefleksi dalam tagar #MarriedIsScary. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan video tersebut terhadap kecemasan menikah pada remaja perempuan di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori kultivasi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan remaja perempuan berusia 20–24 tahun yang aktif menggunakan Instagram dan tergabung dalam komunitas atau forum pemberdayaan perempuan,yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan video KDRT menimbulkan reaksi fisiologis, emosional, dan kognitif, dengan aspek kognitif sebagai dampak yang paling dominan berupa perubahan cara pandang negatif terhadap pernikahan. Efek kultivasi terjadi melalui mainstreaming, yaitu penyamaan persepsi akibat paparan media yang berulang serta resonance, ketika pesan media selaras dengan pengalaman dan kesadaran informan sebagai perempuan. Proses tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya kecemasan menikah pada remaja perempuan.&#13;
Kata Kunci: Kecemasan Menikah, Instagram, #MarriedIsScary, Paparan Media, Remaja&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1709059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 16:56:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 10:03:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>