<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708987">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI TRADISI SEUMULEUNG ACEH JAYA SEBAGAI INSPIRASI MOTIF TEKSTIL PADA DESAIN KEMEJA PRIA FORMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nikmah Agustina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Motif tekstil merupakan bagian penting dalam perkembangan industri fashion,&#13;
khususnya Indonesia yang memiliki beraneka ragam budaya dan tradisi yang dapat&#13;
dijadikan inspirasi dalam penciptaan motif tekstil. Tradisi seumulueng di Aceh&#13;
Jaya, merupakan tradisi menyuapi raja yang dilaksanakan secara turun-temurun&#13;
oleh masyarakat Aceh Jaya setiap tahun pada hari ketiga Idul Adha, sebagai bentuk&#13;
penghormatan kepada keturunan Raja. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi&#13;
tradisi seumuleung sebagai sumber ide dalam pengembangan motif tekstil,&#13;
bertujuan mendesain, dan menerapkan motif pada kemeja pria formal serta&#13;
mengetahui tanggapan informan terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif dengan purposive sampling terdahap tiga&#13;
informan, yaitu tokoh adat, ketua majelis adat Aceh Jaya dan ketua harian Dewan&#13;
Kerajinan Nasional Daerah Aceh Jaya. Data dikumpulkan melalui eksplorasi,&#13;
eksperimen, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis secara bertahap&#13;
melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa eksplorasi terhadap tradisi seumuleung menghasilkan&#13;
beberapa elemen visual, seperti siluet tangan yang menyuapi raja sebagai inti&#13;
prosesi, bentuk bangunan tempat pelaksanaan tradisi, serta flora lokal Aceh Jaya&#13;
sebagai elemen pendukung. Motif diaplikasikan pada media tekstil dengan&#13;
menggunakan teknik printing, dan menghasilkan dua kemeja pria formal dengan&#13;
motif yang sama, namun peletakannya yang berbeda. Tanggapan informan&#13;
menunjukkan apresiasi positif terhadap motif dan produk kemeja yang dihasilkan,&#13;
mereka menegaskan bahwa pengangkatan tradisi lokal menjadi motif tekstil&#13;
merupakan langkah strategis dalam pelestarian budaya, penguatan identitas daerah,&#13;
serta berpotensi menjadi produk unggulan yang mendukung ekonomi kreatif.&#13;
Kata Kunci: Tradisi Seumulueng, Motif Tekstil, Kemeja Pria Formal, Aceh Jaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 15:08:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 09:00:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>