FLEKSIBILITAS DESAIN BUSANA SYAR’I TERHADAP MOBILITAS MUSLIMAH URBAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FLEKSIBILITAS DESAIN BUSANA SYAR’I TERHADAP MOBILITAS MUSLIMAH URBAN


Pengarang

MAULIDYA GEBRINA RIZKY - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novita - 198011092006042001 - Dosen Pembimbing I
Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing II
Fitriana - 196701101994032003 - Dosen Pembimbing III
Nurbaiti - 197607082018012101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2106104010049

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan busana muslim di Indonesia meningkat seiring dengan kesadaran
masyarakat untuk berpakaian sesuai syariat Islam. Namun, bagi muslimah urban
dengan mobilitas tinggi, busana syar’i sering dianggap kurang praktis untuk aktivitas
sehari-hari, terutama saat berkendara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
merancang, membuat dan mengetahui tanggapan pengguna terhadap busana syar’i
yang memenuhi aspek estetika, kenyamanandan fungsionalitas bagi muslimah urban.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksperimen terapan
dan wawancara terhadap lima muslimah urban di Banda Aceh. Hasil eksperimen
menghasilkan model gamis abaya A-line berbahan mina anti-UV berwarna raisin,
dilengkapi aksen vertical back stitch, resleting depandan pengikat pada ujung lengan
untuk meningkatkan fleksibilitas. Dari segi fungsionalitas, potongan longgar
memudahkan pergerakan saat berkendara tanpa mengurangi kesopanan. Dari aspek
kenyamanan, bahan terasa ringan, tidak panas dan melindungi dari paparan sinar
matahari, sehingga sesuai untuk aktivitas luar ruang. Secara estetika, warna ungu gelap
yang dipadukan dengan detail vertikal menciptakan kesan modern dan elegan.
Menurut para informan, busana ini terasa nyaman digunakan, tidak mengganggu
aktivitas berkendara, serta dinilai menarik dan sesuai dengan gaya muslimah urban
masa kini. Secara keseluruhan, busana hasil eksperimen dinilai fungsional, nyaman
dan estetis, serta mampu mendukung mobilitas muslimah urban. Penelitian ini
menegaskan bahwa inovasi desain busana syar’i yang fleksibel dan modern memiliki
potensi besar untuk dikembangkan dalam konteks akademik maupun komersial.
Kata Kunci: Fleksibilitas, Desain Busana Syar’i, Muslimah Urban, Mobilitas,
Berkendara.

The development of Muslim fashion in Indonesia has increased in line with the growing awareness of dressing according to Islamic principles. However, for urban Muslim women with high mobility, syar’i clothing is often considered less practical for daily activities, especially when riding motorcycles. Therefore, this study aims to design, create, and explore users’ perceptions of syar’i clothing that meets aesthetic, comfort, and functional aspects for urban Muslim women. This research employs a qualitative approach using applied experimental methods and interviews with five urban Muslim women in Banda Aceh. The experiment produced an A-line abaya gown made from anti-UV mina fabric in raisin color, featuring vertical back stitch accents, a front zipper, and adjustable sleeve ties to enhance flexibility. Functionally, the loose cut allows ease of movement while maintaining modesty. In terms of comfort, the fabric feels lightweight, breathable, and provides protection from sunlight, making it suitable for outdoor activities. Aesthetically, the dark purple color combined with vertical detailing creates a modern and elegant impression. According to the informants, the clothing feels comfortable to wear, does not hinder movement while riding, and is considered attractive and suitable for the style of contemporary urban Muslim women. Overall, the experimental garment was rated as functional, comfortable, and aesthetic, effectively supporting the mobility of urban Muslim women. This study concludes that innovative, flexible, and modern syar’i clothing designs have great potential for further development in both academic and commercial contexts. Keywords: Flexibility, Syar’i Clothing Design, Urban Muslim Women, Mobility, Commuting.

Citation



    SERVICES DESK