<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708945">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SEDIAAN PATCH EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM  L.)  TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS PADA PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIK SECARA IN VIVO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dona Al-Yandra Fitri Tanjung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ulkus traumatik merupakan ulkus yang terjadi pada mukosa mulut akibat trauma yang ditandai dengan hilangnya epitel. Proses penyembuhannya berlangsung melalui fase inflamasi, proliferasi, dan remodelling. Proses ini melibatkan aktivitas fibroblas dalam proses fibroplasia, sintesis matriks ekstraseluler, dan reepitelisasi. Ekstrak kulit buah delima (Punica granatum L.) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tannin yang diketahui memiliki aktivitas anti-inflamasi, antibakteri, dan antioksidan, sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan ulkus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian patch ekstrak kulit buah delima terhadap jumlah fibroblas pada penyembuhan ulkus traumatik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris menggunakan 30 ekor mencit jantan (Mus musculus L.) yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (basis patch), kontrol positif (patch triamcinolone), serta tiga kelompok perlakuan patch ekstrak kulit buah delima (5%, 7,5%, dan 10%). Ekstraksi kulit buah delima dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan menjadi sediaan patch dengan metode casting solvent. Variabel yang diamati adalah jumlah fibroblas pada hari ke-3 dan ke-7 setelah aplikasi patch. Hasil analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada jumlah fibroblas hari ke-3 (p=0,000) dan hari ke-7 (p=0,000). Hasil uji lanjutan Post Hoc LSD menunjukkan bahwa antar kelompok perlakuan memiliki perbedaan jumlah fibroblas yang signifikan. Disimpulkan bahwa pemberian patch ekstrak kulit buah delima (Punica granatum L.) berpengaruh signifikan terhadap jumlah fibroblas pada hari ke-3 dan ke-7, sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan ulkus traumatik. Konsentrasi 10% merupakan formula paling efektif terhadap jumlah fibroblas pada penyembuhan ulkus traumatik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 13:57:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 16:04:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>