Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI PELESTARIAN TARI LANG NGELEKAK STUDI KASUS DI ACEH TAMIANG
Pengarang
QAILA FADYA RAMADAYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Tengku Hartati - 197108122006042001 - Dosen Pembimbing I
Yuli Astuti - 199007202019032019 - Dosen Pembimbing II
ahmad sya'i - - - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2106102030066
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
394.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitain ini berjudul “Strategi Pelestarian Tari Lang Ngelekak Studi Kasus di Aceh Tamiang”rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Upaya dalam peletarian Tari Lang Ngelekak tujuan penelitian ini untuk mengetahui Upaya dalam pelestarian Tari Lang Ngelekak, Subjek penelitian ini ibu Rezky Kurnia Putri sebagai narasumber yang menjadi pelatih tari Lang Ngelekak di Sanggar Lenggang Muda Community Aceh Tamiang. Objek dari penelitian ini adalah tentang Strategi Pelestarian Tari Lang Ngelekak Studi kasus di Aceh Tamiang. Data diperoleh dengan teknik wawancara dan dokumentasi. dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Lang Ngelekak memiliki bentuk penyajian yang khas, baik dari segi gerak, iringan musik, tata busana, tata rias, maupun properti yang digunakan. Gerakan tarinya dibagi dalam tiga bagian, yaitu pembukaan, isi, dan penutup, Strategi pelestarian dilakukan melalui tiga aspek, yaitu perlindungan (pendokumentasian gerak dan pertunjukan), pengembangan (latihan rutin, regenerasi penari, serta internalisasi nilai budaya), dan pemanfaatan (pementasan pada kegiatan budaya dan publikasi digital).
Kata Kunci: Strategi, Pelestarian, Tari Lang Ngelekak, Aceh Tamiang,
This research, entitled The Preservation Strategy of Lang Ngelekak Dance: A Case Study in Aceh Tamiang, addresses the research problem of how preservation efforts of the Lang Ngelekak Dance are carried out. The purpose of this study is to identify and analyze the efforts in preserving the Lang Ngelekak Dance. The subject of this research is Mrs. Rezky Kurnia Putri, the dance instructor at the Lenggang Muda Community Art Studio in Aceh Tamiang. The object of this study focuses on the preservation strategies of the Lang Ngelekak Dance in Aceh Tamiang. Data were collected through interviews and documentation. The analysis technique was carried out by reducing the data, presenting them in descriptive form, and finally verifying the findings. The results show that the Lang Ngelekak Dance has distinctive performance characteristics in terms of movements, musical accompaniment, costumes, makeup, and properties. The choreography is divided into three parts: opening, body, and closing. The preservation strategy is implemented through three main aspects: protection (documentation of movements and performances), development (regular training, dancer regeneration, and cultural value internalization), and utilization (performances at cultural events and digital publication). Keywords: Strategy, Preservation, Lang Ngelekak Dance, Aceh Tamiang
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP TARI LANG NGELEKAK DI KABUPATEN ACEH TAMIANG KECAMATAN SEURUWAY DESA IE MASEN (ALFI AKMALIA, 2018)
BENTUK PENYAJIAN TARI ELANG NGELEKAK DI KUALA SIMPANG KABUPATEN ACEH TAMIANG (Shinta Elwita, 2015)
PROSES PEMBELAJARAN TARI ELANG NGELEKAK PADA SANGGAR DKAT DI KUALA SIMPANG KABUPATEN ACEH TAMIANG (Mona Yusdiayani, 2015)
PENDOKUMENTASIAN TARI ZAPIN TAMIANG DI SANGGAR TEPAK TAMIANG KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG DENGAN NOTASI LABAN (Fidea Aulia, 2025)
SPESIES GASTROPODA DI PERAIRAN PERSAWAHAN KAMPUNG KUTA LANG-LANG KECAMATAN BAMBEL KABUPATEN ACEH TENGGARA (WIWIK WAHYU GASINTA, 2021)