<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708817">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA PRESCHOOL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT NADIATUL HASANAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan gadget pada anak usia prasekolah semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap tumbuh kembang anak apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan gadget pada anak usia preschool di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 115 orangtua/wali yang memiliki anak usia preschool, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Surveillance of digital Media hAbits in earLy chiLdhood Questionnaire (SMALLQ). Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, serta nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital yang paling banyak digunakan adalah gadget/gawai (93%). Sebagian besar anak menggunakan gadget dengan durasi ≥1 jam per hari pada hari weekday (78,3%) dan weekend (79,1%). Orangtua menilai penggunaan gadget penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak (47,0%), hiburan (37,4%), dan komunikasi (37,4%). Mayoritas orang tua merasa sangat khawatir terhadap paparan konten yang tidak pantas (73,0%), kecanduan gadget (67,0%), gangguan penglihatan (61,7%), serta berkurangnya interaksi orang tua dan anak (54,8%). Sebagian besar orangtua juga menyatakan telah menerapkan aturan penggunaan gadget, terutama dengan mendampingi anak saat menggunakan gadget (80,0%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak usia prasekolah tergolong tinggi dan cenderung melebihi rekomendasi durasi penggunaan layar, sehingga diperlukan peran aktif orangtua dan tenaga kesehatan dalam pengelolaan penggunaan gadget yang aman dan sesuai bagi anak.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708817</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 08:54:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 08:57:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>