<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708779">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN ABU CANGKANG TIRAM DITINJAU DARI NILAI CBR LABORATORIUM DAN SWELLING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ksatria Wantona</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN &#13;
ABU CANGKANG TIRAM DITINJAU DARI NILAI CBR &#13;
LABORATORIUM DAN SWELLING&#13;
&#13;
Oleh: &#13;
Ksatria Wantona&#13;
NIM. 2404201010008&#13;
Komisi Pembimbing: &#13;
1.	Dr. Ir. Halida Yunita, S.T., M.T.&#13;
2.	Dr. Ir. Reza P Munirwan, S.T., M. Sc&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Tanah memiliki peranan penting dalam konstruksi karena dengan daya dukungnya dapat menentukan kemampuan menahan beban bangunan di atasnya. Namun, pada praktiknya sering dijumpai tanah dengan daya dukung rendah, terutama jenis tanah lempung. Tanah lempung yang berkualitas buruk biasanya memiliki nilai CBR di bawah 6%, sehingga diperlukan upaya perbaikan melalui metode stabilisasi. Stabilisasi tanah dilakukan dengan mencampurkan bahan tambahan tertentu guna meningkatkan Sifat teknis tanah agar sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Provinsi Aceh, khususnya Gampong Alue Naga di Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, merupakan daerah penghasil tiram dengan produksi yang cukup tinggi. Melimpahnya produksi tersebut menghasilkan limbah cangkang tiram dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan serbuk cangkang tiram sebagai bahan stabilisasi tanah lempung untuk meningkatkan daya dukungnya. Pengujian dilakukan melalui CBR (California Bearing Ratio), Swelling, analisis SEM (Scanning Electron Microscope) dan XRD (X-Ray Diffraction) dengan variasi campuran 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai CBR, dari 3,38% pada campuran 0% menjadi 6,40% pada campuran 20%, dimana terjadi peningkatan secara linier untuk tiap variasi campuran. Nilai swelling juga menurun dari 6,92% menjadi 2,10% pada variasi yang sama, dimana terjadi penurunan secara linier untuk tiap variasi campuran. Analisis SEM dan XRD memperlihatkan bahwa serbuk cangkang tiram mampu mengisi pori-pori tanah, menghasilkan ikatan lebih kuat dan struktur mikro lebih homogen. Secara keseluruhan, penambahan abu cangkang tiram hingga 20% terbukti dapat meningkatkan sifat teknis tanah lempung, menurunkan plastisitas, meningkatkan kepadatan, serta memperbaiki struktur mikro. Selain itu, pemanfaatan limbah ini sekaligus mendukung konsep stabilisasi tanah yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Stabilisasi, Abu Cangkang Tiram, CBR, Swelling, SEM, XRD.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708779</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 18:04:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-20 09:10:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>