<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708761">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L) TERHADAP EKSPRESI MMP-1, LIPID JARINGAN DAN DENSITAS FIBROBLAS PADA KULIT TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIPAPAR SINAR ULTRAVIOLET B</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alhadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Chromolaena odorata L. (kirinyuh) merupakan salah satu bahan alami yang&#13;
digunakan sebagai obat herbal tradisional. Daunnya mengandung senyawa bioaktif&#13;
dengan aktivitas antioksidan yang berpotensi mencegah kerusakan akibat radikal&#13;
bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh krim ekstrak etanol daun&#13;
kirinyuh (EEDK) pada kulit tikus (Rattus novergicus) yang terpapar sinar&#13;
ultraviolet B (UVB), khususnya terhadap ekspresi MMP-1, kadar lipid jaringan,&#13;
dan densitas fibroblas.&#13;
Penelitian ini menggunakan post-test only control group design terhadap 42&#13;
ekor tikus yang dibagi menjadi 7 kelompok, yaitu: (I) tikus tanpa paparan sinar&#13;
UVB dan diberikan dasar krim, (II) tikus dengan paparan sinar UVB, (III) tikus&#13;
dengan paparan sinar UVB dan dasar krim, (IV) tikus dengan paparan sinar UVB&#13;
dan krim EEDK 5%, (V) tikus dengan paparan sinar UVB dan krim EEDK 10%,&#13;
(VI) tikus dengan paparan sinar UVB dan krim hidrokuinon 2%, serta (VII) tikus&#13;
dengan paparan sinar UVB dan krim vitamin C 5%. Krim EEDK diaplikasikan pada&#13;
kulit punggung tikus yang telah dicukur (5 × 5 cm) sebanyak 500 mg, kemudian&#13;
setelah 30 menit dilakukan paparan sinar UVB selama tiga minggu. Evaluasi&#13;
dilakukan pada minggu ke-3 dan ke-6 melalui pemeriksaan Matrix&#13;
Metalloproteinase-1 (MMP-1) menggunakan kit ELISA (Enzyme-Linked Immuno&#13;
Sorbent Assay) dan pemeriksaan histologi berupa ketebalan lipid jaringan dan&#13;
densitas fibroblas.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan pemberian krim EEDK 5% pada minggu ke-6&#13;
menurunkan jumlah MMP-1 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708761</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 16:25:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 17:24:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>