KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PENGOBAT TRADISIONAL DENGAN PASIEN DI KABUPATEN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PENGOBAT TRADISIONAL DENGAN PASIEN DI KABUPATEN ACEH SINGKIL


Pengarang

Aisyah Kumala - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rosaria Indah - 197407142005012001 - Dosen Pembimbing I
Cut Gina Inggriyani - 197712182008012010 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

610

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengobatan tradisional masih menjadi pilihan utama sebagian masyarakat di
Kabupaten Aceh Singkil, terutama karena kedekatan budaya, kepercayaan, dan
kenyamanan dalam berkomunikasi dengan pengobat tradisional. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bentuk dan pola komunikasi interpersonal antara
pengobat tradisional dan pasien di Kabupaten Aceh Singkil. Jenis penelitian ini
adalah mixed method (kualitatif dan deskriptif) dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pengobat serta pasien.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh, dengan
jumlah partisipan sebanyak 15 (lima belas) orang, yang terdiri atas 6 (enam)
pengobat tradisional dan 9 (sembilan) pasien di Desa Pulo Sarok, Kabupaten Aceh
Singkil. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komunikasi interpersonal antara
pengobat tradisional dan pasien berlangsung dalam suasana kekeluargaan,
didukung oleh penggunaan bahasa daerah, pemilihan kata yang sederhana, serta
penjelasan melalui perumpamaan dan contoh kehidupan sehari-hari. Pola
komunikasi mengikuti tahapan greet–invite–discuss, dimana pengobat
membangun hubungan yang hangat, menggali keluhan pasien melalui pertanyaan
terbuka, kemudian memberikan penjelasan pengobatan secara jelas dan mudah
dipahami. Selain itu, pengobat tradisional menunjukkan sikap profesional dengan
merujuk pasien ke fasilitas kesehatan modern apabila kondisi berada di luar batas
kompetensinya. Secara keseluruhan, komunikasi interpersonal antara pengobat
tradisional dan pasien di Aceh Singkil mencerminkan hubungan yang egaliter,
harmonis, dan sangat dipengaruhi oleh nilai budaya lokal.
Kata Kunci : Komunikasi interpersonal, pengobat tradisional, pasien, budaya
lokal, Aceh Singkil

Traditional medicine remains the primary choice for a portion of the community in Aceh Singkil District, mainly due to cultural closeness, trust, and comfort in communicating with traditional healers. This study aims to identify the forms and patterns of interpersonal communication between traditional healers and patients in Aceh Singkil District. This research uses a mixed-method design (qualitative and descriptive), with data collected through in-depth interviews and observations involving healers and patients. The findings show that interpersonal communication between traditional healers and patients occurs in a familial atmosphere, supported by the use of local language, simple word choices, and explanations delivered through analogies and examples from daily life. The communication pattern follows the greet–invite–discuss sequence, in which the healer builds a warm rapport, explores patient complaints through open-ended questions, and then provides clear and easily understandable treatment explanations. Furthermore, traditional healers demonstrate professionalism by referring patients to modern healthcare facilities when conditions exceed their scope of competence. Overall, the interpersonal communication between traditional healers and patients in Aceh Singkil reflects an egalitarian and harmonious relationship strongly influenced by local cultural values. Keywords : interpersonal communication, traditional healer, patient, local culture, Aceh Singkil

Citation



    SERVICES DESK