<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708709">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN DINI INFERTILITAS PADA MAHASISWA  FAKULTAS KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MELA ANGGRAINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Ilmu Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prevalensi infertilitas di Indonesia berada pada kisaran 22–28% pada wanita, sementara infertilitas pada pria mencapai 10–15%, angka ini menunjukkan bahwa gangguan kesuburan menjadi isu kesehatan reproduksi penting yang perlu dicegah sejak dini. Pengetahuan yang baik dan perilaku pencegahan dini berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mengurangi risiko infertilitas di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan dini infertilitas pada mahasiswa Fakultas Keperawatan di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross-sectional study. Sampel berjumlah 160 mahasiswa semester V dan VII yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui Google Form dengan menggunakan kuesioner Infertility Knowledge Test (IKT) dan Health Promoting Lifestyle Profile II (HPLP II). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan berada pada kategori cukup sebanyak 72 mahasiswa (45%) dan perilaku pencegahan dini infertilitas berada pada kategori cukup sebanyak 106 mahasiswa (66,3%). Kondisi ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih kurang memperoleh informasi spesifik mengenai infertilitas, sehingga pemahaman yang dimiliki belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku pencegahan, seperti penerapan pola hidup sehat. Direkomendasikan kepada mahasiswa untuk meningkatkan partisipasi dalam kegiatan penyuluhan dan seminar kesehatan terkait infertilitas, sebagai upaya memperluas pengetahuan mahasiswa dan mendorong penerapan perilaku pencegahan infertilitas sejak dini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INFERTILITY - GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KNOWLEDGE - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.178</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 14:59:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 10:47:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>