<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708701">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN ANKLE FOOT ORTHOSES BERBAHAN KOMPOSIT PRE IMPREGNATED SERAT KARBON (PREPREG) DENGAN TEKNIK PEMBUATAN VACUUM DAN PEMANASAN OVEN SERTA ANALISIS KEKUATAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muammar Khadavi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ankle Foot Orthoses (AFO) merupakan alat ortotik yang berfungsi membantu&#13;
stabilitas pergelangan kaki dan meningkatkan pola berjalan pada pasien dengan&#13;
gangguan gerak. Material konvensional seperti Polypropylene (PP) dan&#13;
Polyethylene (PE) memiliki keterbatasan kekuatan dan kekakuan, sehingga&#13;
material komposit berbasis karbon prepreg dipertimbangkan sebagai alternatif&#13;
yang lebih ringan dan kuat. Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat mekanik&#13;
material karbon prepreg, menganalisis respons struktural AFO menggunakan&#13;
metode Finite Element Analysis (FEA), serta membuat purwarupa sebagai validasi&#13;
awal desain. Pengujian tarik dilakukan sesuai ASTM D3039 dan menghasilkan&#13;
nilai rata-rata Ultimate Tensile Strength (UTS) sebesar 587,17 MPa, modulus&#13;
elastisitas 16,76 GPa, dan densitas 1,336 g/cm³. Hasil FEA menunjukkan bahwa&#13;
variasi ketebalan sangat memengaruhi performa struktural AFO. Pada ketebalan&#13;
1,2 mm diperoleh tegangan maksimum 94,5 MPa dan deformasi 7,5073 mm;&#13;
ketebalan 2 mm menghasilkan tegangan 40,89 MPa dan deformasi 2,0841 mm;&#13;
sedangkan ketebalan 3 mm menunjukkan tegangan minimum 16,25 MPa dan&#13;
deformasi 0,6999 mm. Purwarupa AFO berhasil dibuat menggunakan empat lapis&#13;
karbon prepreg dengan ketebalan rata-rata 1,2 mm, meskipun masih ditemukan&#13;
variasi ketebalan dan cacat permukaan pada area tumpang tindih serat.&#13;
Berdasarkan hasil simulasi dan pembuatan purwarupa, ketebalan 1,2 mm dapat&#13;
digunakan sebagai prototipe, namun ketebalan 2 mm lebih direkomendasikan&#13;
untuk penggunaan operasional karena memberikan keseimbangan optimal antara&#13;
kekuatan, kekakuan, dan massa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708701</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 14:44:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 14:46:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>