<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708693">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR DAN BIOFILM SINTESIS TRIKALSIUM SILIKAT DARI LIMESTONE ACEH SEBAGAI KANDIDAT MATERIAL DASAR BIOCERAMIC SEALER ENDODONTIK TERHADAP CANDIDA ALBICANS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURFADILLA SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infeksi saluran akar merupakan salah satu penyebab utama kegagalan perawatan endodontik, salah satu dapat disebabkan oleh Candida albicans yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem dan membentuk biofilm. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antijamur dan antibiofilm trikalsium silikat (C₃S) berbasis limestone Aceh sebagai material dasar sealer endodontik, dengan perbandingan dua rasio komposisi (3:1 dan 4:1) Aktivitas antijamur diuji menggunakan metode disk diffusion agar, sedangkan kemampuan biofilm dievaluasi dengan crystal violet assay pada waktu inkubasi 24, 48, dan 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C₃S 4:1 menghasilkan diameter zona hambat terbesar terhadap Candida albicans dibanding C₃S 3:1 pada seluruh waktu inkubasi, dengan beberapa perbedaan signifikan pada 24 dan 72 jam. Pada pengujian biofilm, C₃S 4:1 juga menunjukkan persentase hambatan biofilm yang lebih tinggi dibanding C₃S 3:1, terutama pada 48 dan 72 jam inkubasi, meskipun pada beberapa fase awal pengamatan kedua rasio memberikan efektivitas yang setara dengan kontrol positif (Nystatin). Efektivitas C₃S diduga terkait dengan pelepasan ion Ca²⁺ dan OH⁻ selama proses hidrasi yang menciptakan lingkungan basa, mengganggu adhesi sel jamur, dan merusak integritas matriks biofilm. Penelitian ini menunjukkan bahwa C₃S dari limestone Aceh khususnya pada rasio 4:1 memiliki potensi sebagai sealer endodontik efektif untuk mencegah pertumbuhan dan kolonisasi Candida albicans, serta berpotensi meningkatkan keberhasilan perawatan endodontik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708693</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 13:52:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 14:34:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>