<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708689">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA FRAIL ELDERLY DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GIVANI-AZ-ZAHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lansia dengan kondisi frail mengalami penurunan fisiologis yang mengurangi kapasitas fungsional dan aktivitas sehari-hari. Frail memberikan pengaruh substansial terhadap kualitas hidup, karena memengaruhi kesehatan fisik, kesejahteraan psikologis, hubungan sosial, serta kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada frail elderly. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study, populasi yang diteliti adalah lansia frail, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel berjumlah 278 orang. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Instrumen yang digunakan Short Form-36 (SF-36) dengan 36 item pertanyaan yang terdiri dari 8 dimensi. Desain penelitian yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil studi menunjukkan bahwa skor rata – rata terakhir dari setiap domain kualitas hidup adalah 42.14 (cenderung buruk). Skor rata – rata paling tinggi berada pada domain fisik yaitu pada dimensi nyeri tubuh yaitu 47.07 dan skor tertinggi pada domain mental berada pada dimensi kesehatan mental yaitu 58.04. Peneliti menyarankan petugas kesehatan melakukan pemantauan fisik dan nyeri secara teratur serta memberikan intervensi untuk meningkatkan fungsi tubuh melalui latihan terstruktur dan edukasi pada lansia frail. Penguatan dukungan psikososial serta kolaborasi antarprofesi juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia  frail.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708689</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 13:07:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 14:46:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>