<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708621">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN STATUS GIZI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA PROGRAMRNSTUDI PENDIDIKAN DOKTER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sarah Azzura Desvithania Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Pola makan dan status gizi merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap kejadian hipertensi, terutama pada populasi mahasiswa yang rentan mengalami pola makan tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan status gizi terhadap tekanan darah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif terhadap 89 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), status gizi dinilai berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), dan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengevaluasi hubungan antar variabel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 33,7% responden memiliki status gizi normal, sementara 66,3% mengalami overweight hingga obesitas. Sebanyak 41,6% responden memiliki pola makan lebih. Tekanan darah responden menunjukkan bahwa 46,1% berada pada kategori optimal, 28,1% normal, dan 25,8% berada pada kategori high normal hingga hipertensi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tekanan darah (p &lt; 0,001), di mana responden dengan obesitas tingkat 2 mendominasi kasus hipertensi derajat 2 (100%). Hubungan signifikan juga ditemukan antara pola makan dengan tekanan darah (p = 0,010), dimana pola makan lebih cenderung meningkatkan risiko hipertensi. Terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan status gizi terhadap tekanan darah pada mahasiswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.132</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708621</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 09:14:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 10:06:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>