<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708593">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KELUHAN MATA KERING PADA PENGGUNA GADGET DAN BUKU SEBAGAI MEDIA UTAMA PEMBELAJARAN MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAISYA VIDINDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keluhan mata kering merupakan gangguan pada permukaan okular yang sering ditemukan pada mahasiswa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti karakteristik aktivitas visual, durasi paparan visual, serta kondisi lingkungan. Perbedaan media pembelajaran, khususnya penggunaan gadget dan buku cetak, diduga memberikan beban visual yang berbeda terhadap terjadinya keluhan mata kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keluhan mata kering pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala yang menggunakan gadget dan buku sebagai media utama pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 143 mahasiswa, terdiri dari 97 pengguna gadget dan 46 pengguna buku, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Keluhan mata kering diukur menggunakan kuesioner Ocular Surface Disease Index (OSDI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluhan mata kering pada pengguna gadget lebih banyak berada pada kategori berat, sedangkan pada pengguna buku lebih banyak berada pada kategori ringan hingga sedang. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan keluhan mata kering yang signifikan antara kedua kelompok (p &lt; 0,001). Kesimpulannya, terdapat perbedaan keluhan mata kering antara mahasiswa pengguna gadget dan pengguna buku sebagai media utama pembelajaran, di mana pengguna gadget menunjukkan tingkat keluhan yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik penggunaan media pembelajaran dan paparan visual yang berkepanjangan berperan dalam terjadinya keluhan mata kering pada mahasiswa.&#13;
Kata kunci: Keluhan mata kering, OSDI, gadget, buku cetak, mahasiswa Keperawatan Universitas Syiah Kuala&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708593</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-16 20:41:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 09:37:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>