<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708545">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN SONOMORFOLOGI KANDUNG EMPEDU PADA PASIEN CRITICALLY ILL DI HARI PERTAMA DAN KETIGA PERAWATAN INTENSIVE CARE UNIT (ICU) SEBAGAI TANDA TERJADINYA KOLESISTITIS AKALKULUS AKUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raudhatul Jannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kolesistitis akalkulus akut merupakan suatu kondisi peradangan pada kandung empedu yang terjadi tanpa adanya batu kandung empedu. Pasien critically ill yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) memiliki risiko tinggi mengalami kolesistitis akalkulus akut karena berbagai faktor predisposisi, seperti iskemia epitel kandung empedu, penggunaan ventilasi tekanan positif, nutrisi parenteral serta penggunaan obat-obatan opioid. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain longitudinal prospektif. Subjek penelitian adalah pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada periode Juni-Agustus 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemeriksaan sonomorfologi kandung empedu dilakukan pada hari pertama dan ketiga perawatan. Analisis bivariat dianalisis menggunakan uji McNemar, dilanjutkan dengan uji regresi logistik untuk menilai hubungan variabel klinis terhadap perubahan sonomorfologi. Sebanyak 41 subjek diikutsertakan dalam penelitian ini dengan rata-rata usia 52 tahun. Sebanyak 24 pasien (58,5%) menunjukkan perubahan sonomorfologi kandung empedu pada hari ketiga perawatan dibandingkan hari pertama. Aspek sonomorfologi yang menunjukkan perubahan bermakna secara statistik pada hari ketiga adalah penebalan dinding kandung empedu (p = 0,031) dan sludge empedu (p = 0,000). Sementara itu, hydrops kandung empedu menunjukkan signifikansi borderline (p = 0,063). Tidak ditemukan kasus dengan gas intramural dan mucosal peeling. Variabel klinis seperti jenis kelamin, usia, jenis nutrisi, penggunaan opioid, penggunaan ventilator mekanik, leukositosis, hipoalbuminemia dan riwayat diabetes mellitus tidak menunjukkan hubungan bermakna (p &gt; 0,05) dengan perubahan sonomorfologi kandung empedu tersebut. Perubahan sonomorfologi yang bermakna pada pasien critically ill di hari ketiga perawatan ICU adalah terbentuknya sludge empedu dan penebalan dinding kandung empedu. Temuan ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kejadian sludge dan penebalan dinding kandung empedu pada pasien critically ill seiring lamanya perawatan di ICU.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kolesistitis Akalkulus Akut, Ultrasonografi, Critically Ill, Intensive Care Unit</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 16:26:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 16:29:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>