<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708541">
 <titleInfo>
  <title>PANDANGAN  DAN KEPERCAYAAN NASABAH  TERHADAP  BSI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Sidiq Ziaurrahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan nasabah terhadap Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Banda Aceh serta proses terbentuknya kepercayaan mereka terhadap institusi tersebut. Landasan teori yang digunakan merujuk pada konsep kepercayaan sosial Piotr Sztompka, yang menekankan bahwa kepercayaan dibangun melalui ekspektasi rasional terhadap kompetensi, integritas, dan konsistensi suatu lembaga. Dalam konteks masyarakat Banda Aceh yang berlandaskan nilai keagamaan dan tunduk pada sistem keuangan berbasis syariah, teori ini relevan untuk menjelaskan bagaimana nilai budaya, spiritualitas, dan pengalaman sosial berperan dalam membentuk kepercayaan terhadap lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang berasal dari berbagai latar belakang seperti pekerja, mahasiswa, ibu rumah tangga, nasabah prioritas, serta nasabah yang berpindah dari bank konvensional ke BSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nasabah memiliki pandangan positif terhadap pelayanan langsung BSI, terutama pada aspek keramahan pegawai dan kemudahan akses layanan, meskipun kendala dalam sistem digital khususnya selama transisi ke BSI Beyond sempat menimbulkan ketidaknyamanan. Meskipun demikian, kepercayaan nasabah tidak sepenuhnya luntur karena dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, pengalaman positif sebelumnya, serta persepsi bahwa BSI mewakili prinsip-prinsip syariah. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan nasabah dibentuk melalui kombinasi antara pengalaman langsung, nilai ekonomi, dan kesesuaian ideologis, yang sejalan dengan kerangka teori kepercayaan sosial Sztompka.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Kepercayaan, Pandangan, BSI, Banda Aceh, Syariah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 16:18:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 16:21:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>