<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708497">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI AUTOFEEDER BERBASIS IOT DENGAN ENERGI SURYA TERHADAP EFISIENSI PEMBERIAN PAKAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ikram</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan kebutuhan pangan di sektor akuakultur, khususnya budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei), menuntut inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi pemberian pakan dan menjaga kualitas lingkungan tambak. Penelitian ini merancang dan menguji sistem autofeeder berbasis IoT dan energi surya dengan mekanisme sebar 360° untuk mendistribusikan pakan secara merata. Sistem ini mampu dikendalikan dan dipantau jarak jauh, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual. Hasil pengujian menunjukkan panel surya menghasilkan energi rata-rata 716,5 Wh/hari dengan daya puncak 152 W, mencukupi kebutuhan sistem sebesar 502,06 Wh/hari. Baterai berkapasitas 1200 Wh mampu menopang operasi selama satu hari penuh. Sensor kualitas air menunjukkan akurasi baik dengan rata-rata error 2,19% (suhu), 3,32% (pH), dan DO 6,6–7,49 ppm. Motor DC pada PWM 255 dapat melontarkan 1 kg pakan dalam 4 menit dengan jangkauan sebar 6 meter. Variasi jarak dan berat pakan dipengaruhi ukuran butiran serta kelembapan pakan. Secara keseluruhan, sistem ini meningkatkan efisiensi pakan, menekan biaya operasional, dan mendukung budidaya udang berkelanjutan berbasis energi terbarukan.&#13;
&#13;
Kata kunci: autofeeder, Internet of Things, panel surya, budidaya udang, efisiensi pakan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708497</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 14:42:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 14:44:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>