<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708475">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI SPEKTRAL PADA SISTEM MULTI-WAY RELAY MIMO MASIF BERBASIS PEMROSESAN SINYAL IMPERFECT CHANNEL STATE INFORMATION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adha Ababil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kombinasi teknologi Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) masif dan sistem multi-way relay dengan pemrosesan linear merupakan salah satu pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan kinerja sistem komunikasi nirkabel. Pada sistem multi-way relay MIMO masif, ketersediaan Channel State Information (CSI) sangat berperan penting dalam proses pemrosesan sinyal. Namun, dalam praktiknya CSI yang diperoleh melalui estimasi kanal berbasis sinyal pilot bersifat tidak sempurna (imperfect CSI), sehingga berdampak pada penurunan kinerja sistem. Penelitian ini menganalisis efisiensi spektral total (SEsum) pada sistem komunikasi multi-way relay MIMO masif berbasis imperfect CSI dengan menerapkan pemrosesan linear. Metode deteksi linear yang digunakan pada transmisi uplink meliputi Match Filter (MF), Zero Forcing (ZF), dan Minimum Mean Square Error (MMSE), sedangkan pada transmisi downlink digunakan teknik precoding linear Maximum Ratio (MR), ZF, dan Regularized Zero Forcing (RZF). Analisis difokuskan pada pengaruh Signal-to-Noise Ratio (SNR), jumlah antena relay (M), jumlah pengguna (K), dan panjang pilot (τ) terhadap kinerja efisiensi spektral. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai SEsum meningkat seiring dengan bertambahnya SNR, jumlah antena relay, dan jumlah pengguna dalam batas kapasitas sistem. Panjang pilot juga memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi spektral, karena pilot yang lebih panjang mampu meningkatkan akurasi estimasi kanal, meskipun mengurangi durasi transmisi data. Selain itu, pada kondisi SNR rendah, kombinasi MF pada uplink dan MR pada downlink telah memberikan kinerja yang memadai, sedangkan pada kondisi SNR tinggi, metode ZF dan MMSE pada uplink serta ZF dan RZF pada downlink menghasilkan efisiensi spektral yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem multi-way relay MIMO masif berbasis imperfect CSI tetap mampu mencapai efisiensi spektral yang tinggi melalui pemilihan metode pemrosesan linear dan perancangan panjang pilot yang tepat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 13:23:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 14:38:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>