<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708405">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI SERANGAN BRUTE-FORCE PADA SSH BERBASIS INTEGRASI LOG SURICTA DAN HONEYPOT COWRIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AJIBUL RISKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring meningkatnya ancaman siber, deteksi aktivitas jaringan berbahaya secara&#13;
akurat dan efisien menjadi tantangan krusial, terutama pada protokol Secure Shell&#13;
(SSH) yang sering menjadi target serangan brute force. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi model machine learning&#13;
yang mengklasifikasikan lalu lintas jaringan sebagai normal atau berbahaya (brute&#13;
force) dengan memanfaatkan integrasi log dari IDS Suricata dan honeypot Cowrie.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengkorelasikan log dari&#13;
kedua sistem untuk membangun dataset yang dilabeli secara otomatis. Tahap prapemrosesan meliputi pembersihan data, encoding, dan penanganan&#13;
ketidakseimbangan kelas menggunakan teknik Random Oversampling. Empat&#13;
algoritma klasifikasi, yaitu K-Nearest Neighbors (KNN), XGBoost, Decision Tree,&#13;
dan Random Forest, dilatih dan dievaluasi kinerjanya. Hasil pengujian&#13;
menunjukkan bahwa integrasi log Suricata dan Cowrie efektif dalam meningkatkan&#13;
kualitas deteksi. Keempat model yang diuji berhasil mencapai tingkat akurasi&#13;
sebesar 99%. Secara spesifik, Random Forest terbukti sebagai model terbaik&#13;
dengan nilai Presisi 100% dan F1-Score 98%, menjadikannya sangat andal dalam&#13;
meminimalkan false positive. Sementara itu, KNN mencatatkan nilai Recall&#13;
tertinggi sebesar 99%, yang unggul dalam meminimalkan serangan yang lolos dari&#13;
deteksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa korelasi log IDS dan honeypot yang&#13;
dikombinasikan dengan algoritma Random Forest merupakan pendekatan yang&#13;
sangat efektif untuk mendeteksi serangan SSH brute force.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708405</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 11:28:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 11:41:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>