KAJIAN PELAPISAN BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) MENGGUNAKAN KOMBINASI CA-BENTONIT, ASAM SALISILAT DAN ASAP CAIR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN PELAPISAN BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) MENGGUNAKAN KOMBINASI CA-BENTONIT, ASAM SALISILAT DAN ASAP CAIR


Pengarang

mahendra rizki - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005105010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KAJIAN PELAPISAN BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) MENGGUNAKAN KOMBINASI CA-BENTONIT, ASAM SALISILAT DAN ASAP CAIR
COATING STUDY PAPAYA (Carica papaya L.) USING A COMBINATION OF CA-BENTONITE, SALICYLIC ACID AND LIQUID SMOKE
Mahendra Rizki1, Dr. M. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc2, Rini Ariani Basyamfar, S.TP., M.Sc2
1 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala – Banda Aceh
2 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Syiah Kuala

ABSTRACT
As a tropical country, Indonesia has a great potential for agricultural production where most of the population works in the agriculture sector. One type of horticultural products that have the potential to be developed is papaya. So far, efforts have been made to maintain the freshness and shelf life. This study aims to improve the shelf life of papaya fruit by pressing physiological and microbiological damage through the use of calcium-bentonite coating containing salicylic acid and liquid smoke. This experiment was conducted using a completely randomized factorial with 2 factors. The first factor was the concentration of liquid smoke (A), which consists of three (3) levels i.e. 10, 20, 30 ml. The second factor was the concentration of salicylic acid (S) i.e. 500, 1000 and 1500 ml. There were two controls i.e. without coating and with coating with only Ca-bentonite 0.5 ml. Experiments were conducted with three replications. The results showed that Salicylic acid was significantly affecting the papaya firmness, while the liquid smoke and the interaction between both factors provided no significant effect on the firmness, color, weight loss and storability of papaya fruit.
Keywords: Papaya, Coating, Ca-bentonite, salicylic acid and Liquid Smoke
Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki potensi besar produksi pertanian di mana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Salah satu jenis produk hortikultura yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah pepaya. Sejauh ini, upaya telah dilakukan untuk mempertahankan kesegaran dan masa simpan buah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan masa simpan buah pepaya dengan menekan kerusakan fisiologis dan mikrobiologi melalui penggunaan lapisan kalsium bentonit mengandung asam salisilat dan asap cair. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan faktorial acak lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi asap cair (A), yang terdiri dari tiga (3) tingkat yaitu 10, 20, 30 ml. Faktor kedua adalah konsentrasi asam salisilat (S) yaitu 500, 1000 dan 1500 ml. Ada dua kontrol yaitu tanpa lapisan dan dengan lapisan dengan hanya Ca-bentonit 0,5 ml. Percobaan dilakukan dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam salisilat secara signifikan mempengaruhi kekerasan pepaya, sedangkan asap cair dan interaksi antara kedua faktor tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kekerasan, warna, kehilangan berat dan daya simpan buah pepaya.

Kata kunci : Pepaya, Pelapisan, Ca-bentonit, Asam salisilat dan Asap cair

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK