<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708291">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI KAWASAN MASJID AGUNG AL-FALAH KECAMATAN KOTA SIGLI, KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAYSSA LUTHFIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Kota Sigli selain sebagai ibu kota Kabupaten Pidie, juga ditambatkan menjadi sebuah kecamatan sebagai pusat perekonomian dan pemerintahan. Masjid Agung Al-Falah yang berada pada Kecamatan Kota Sigli terdapat PKL (Pedagang Kaki Lima) yang memunculkan berbagai permasalahan, seperti kemacetan, ketidakteraturan parkir, dan tidak memiliki peraturan keberadaan PKL untuk berjualan disekitar masjid. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi penataan pedagang kaki lima pada kawasan Masjid Agung Al-Falah dengan mengindentifikasi waktu, jenis dagangan, sarana fisik, dan pola penyebaran pedagang kaki lima. Metode penelitian menggunakan multimetode, pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukan Masjid Agung Al-Falah yang berada di dua (2) Desa Blok Sawah dan Desa Blang Asan, masjid ini dibangun seluas&#13;
10.730 m² merupakan ikon dari Kota Sigli. Jumlah PKL pada kawasan Masjid Agung AL-Falah yaitu 93 unit dagangan, dengan waktu berdagang dibagi tiga (3) pagi-siang, siang-sore, dan sore-malam. Dari hasil observasi bahwa pola perseberan PKL kawasan Masjid Agung Al-Falah yaitu pola memanjang (Aglomeration Linear) yang dimana keberadaan PKL berada sepanjang bahu jalan kawasan masjid. Strategi yang dihasilkan pada analisis SWOT bahwa penataan ini diarahkan pada penetapan zona dagang yang jelas, pengaturan waktu operasional agar tidak tumpang tindih dengan aktivitas keagamaan, serta penyediaan fasilitas seperti  shelter, buffer zone, ataupun taman  untuk menciptakan  ketertiban yang  berkelanjutan serta harmonisasi  antara fungsi keberadaan PKL dan fungsi keagamaan kawasan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pedagang Kaki Lima, Pola Aktivitas, Kecamatan Sigli, Kawasan Agung&#13;
Masjid Al-Falah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PARKING FACILITIES - AREA PLANNING</topic>
 </subject>
 <classification>711.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708291</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 18:49:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 09:55:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>