<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708229">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI IKAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA (2-5 TAHUN) DI PUSKESMAS ULEE KARENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JIHAN USNA PANJAITAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS&#13;
DAN TEKNOLOGI&#13;
UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
FAKULTAS KEPERAWATAN&#13;
&#13;
SKRIPSI&#13;
29 Desember 2025&#13;
&#13;
XVII + VI BAB + 68 Halaman + 9 Tabel + 1 Skema + 17 Lampiran&#13;
&#13;
JIHAN USNA PANJAITAN&#13;
2212101010074&#13;
&#13;
HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI IKAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA (2-5 TAHUN) DI PUSKESMAS ULEE KARENG&#13;
ABSTRAK&#13;
Kandungan asam lemak esensial seperti DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid) dalam ikan, terutama ikan laut, berperan penting dalam perkembangan otak, sistem saraf, dan fungsi kognitif balita. Namun, tidak semua balita mempunyai kebiasaan konsumsi ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kebiasaan konsumsi ikan dengan status gizi pada balita (2-5 tahun) di Puskesmas Ulee Kareng. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan 141 responden yang dipilih melalui quota sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionaire (SQ-FFQ) dan pengukuran antropometri. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi ikan dengan status gizi (p= 0,002), yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kebiasaan konsumsi ikan dengan antar kelompok status gizi. Temuan ini menunjukkan bahwa asupan protein hewani dan asam lemak esensial dari ikan berkontribusi nyata dalam mendukung metabolisme dan pertumbuhan fisik balita. Oleh karena itu, konsumsi ikan secara rutin dapat menjadi faktor pendukung utama dalam pencapaian status gizi baik pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan edukasi bagi ibu dan praktik terkait konsumsi ikan pada balita, sehingga pusat layanan kesehatan memiliki dasar berbasis bukti dalam merancang program gizi yang lebih efektif dan tepat sasaran.&#13;
Kata Kunci	: Balita, Kebiasaan Konsumsi Ikan, Status Gizi&#13;
Daftar Bacaan	: 15 Buku, 27 Jurnal, 11 Artikel (2002-2025)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>613.043 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 15:15:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 16:16:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>