<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708209">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN EKSTRAK ETANOL DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADAP PROFIL PENDARAHAN MENCIT (MUS MUSCULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LAILATUL ASRA RAIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendarahan merupakan masalah yang sering timbul disebabkan oleh robeknya kapiler atau pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ekstrak etanol daun bandotan (ageratum conyzoides L.) terhadap profil pendarahan mencit (mus musculus). Penelitian dilakukan di Laboratorium Hewan Coba Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan 25 mencit jantan yang dibagi dalam lima kelompok perlakuan. Parameter yang diukur meliputi waktu pembekuan darah, waktu pembentukan benang fibrin dan jumlah trombosit, dengan analisis statistik menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bandotan 28% memperlihatkan waktu pembekuan darah tercepat yaitu 35 detik hingga 74 detik, sementara tanpa pemberian ekstrak bandotan mengalami waktu pembekuan darah lebih lama yaitu 110 detik hingga 480 detik. Analisis trombosit menunjukkan tidak berbeda nyata antar perlakuan, tetapi kelompok perlakuan memiliki jumlah trombosit yang lebih stabil mulai dari 3,4 juta trombosit per mikoliter darah (3.400x103/µL) hingga 140 juta trombosit per mikroliter darah (140.000x103/µL). Sementara itu, dari uji lama pembentukan fibrin menunjukan adanya perbedaan yang signifikan, dimana kelompok dengan dosis ekstrak etanol daun bandotan 28% (tertinggi) memiliki waktu tercepat yaitu 88,8 detik dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan ekstrak bandotan yaitu 168 detik. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak etanol daun bandotan berpotensi sebagai agen hemostatik dengan mempercepat waktu pendarahan dan pembentukan benang fibrin pada mencit, meskipun tidak secara signifikan mempengaruhi jumlah trombosit pada mencit.&#13;
&#13;
Kata Kunci	:	Bandotan (Ageratum Conyzoides L.), Ekstrak Etanol, Pendarahan Mencit, Benang Fibrin, dan Trombosit. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708209</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 13:33:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 14:50:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>