<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708193">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH INFILTRASI HUJAN TERHADAP RNKESTABILAN LERENG DISPOSAL DENGAN RNMETODE ELEMEN HINGGA (FINITE ELEMENT METHOD)DI PT ANTAREJA MAHADA MAKMUR JOBSITE PT MIFARNBERSAUDARA, KABUPATEN ACEH BARAT, ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rifqi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kestabilan lereng pada tambang terbuka merupakan aspek penting yang&#13;
memengaruhi keselamatan kerja dan kelancaran operasi. Infiltrasi hujan dapat&#13;
meningkatkan tekanan air pori, menurunkan tegangan efektif, dan melemahkan&#13;
kekuatan geser tanah sehingga menurunkan stabilitas lereng. Penelitian ini&#13;
bertujuan menganalisis pengaruh infiltrasi hujan terhadap kestabilan lereng&#13;
disposal di PT Antareja Mahada Makmur jobsite PT Mifa Bersaudara&#13;
menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) melalui perangkat&#13;
lunak Plaxis 2D. Pemodelan dilakukan dengan model Mohr–Coulomb berdasarkan&#13;
parameter tanah dan geometri aktual pada kondisi kering, setengah jenuh, dan&#13;
jenuh.  Hasil analisis pada seluruh lereng (AA’, BB’, dan CC’) menunjukkan bahwa&#13;
nilai faktor keamanan menurun seiring meningkatnya tingkat kejenuhan tanah.&#13;
Nilai tertinggi diperoleh pada kondisi kering, menurun pada kondisi setengah jenuh,&#13;
dan mencapai nilai terendah pada kondisi jenuh akibat peningkatan tekanan air pori&#13;
dan penurunan kekuatan geser tanah. Meskipun seluruh lereng masih berada dalam&#13;
kategori stabil, peningkatan kejenuhan membuat lereng lebih sensitif terhadap&#13;
perubahan kondisi hidrologi, sehingga diperlukan pemantauan curah hujan dan&#13;
muka air tanah secara berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 12:17:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 14:48:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>