<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1708093">
 <titleInfo>
  <title>FABRIKASI KATALIS HETEROGEN DARI LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT UNTUK PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Lathiful Yazil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Meningkatnya kebutuhan energi terbarukan dan dampak lingkungan akibat penggunaan bahan bakar fosil telah mendorong pengembangan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis, mengkarakterisasi, dan menguji kinerja katalis heterogen berbasis limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) untuk produksi biodiesel dari minyak jelantah. Limbah TKKS yang diperoleh dibakar pada udara terbuka hingga menghasilkan abu TKKS, yang selanjutnya dikalsinasi pada suhu 500, 600, dan 700 °C untuk membentuk situs basa aktif, terutama kalium oksida (K₂O). Katalis dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, XRF, dan SEM–EDX Mapping. Hasil XRD menunjukkan terbentuknya fasa kristalin K₂O dan SiO₂ dengan kristalinitas yang meningkat seiring kenaikan suhu kalsinasi. Analisis FTIR mengidentifikasi adanya gugus hidroksil, karbonat, dan silikat, sedangkan XRF menunjukkan kandungan K₂O dominan sebesar  49,96% yang berperan sebagai situs basa aktif. Citra SEM menunjukkan bahwa katalis hasil kalsinasi pada suhu 600 °C memiliki permukaan berbentuk kelopak dan jarum dengan distribusi partikel yang merata. Pengujian kinerja katalis menghasilkan yield biodiesel tertinggi sebesar 92,62% pada kondisi terbaik, yaitu suhu kalsinasi 600 °C, rasio mol minyak : metanol 1:10, dan konsentrasi katalis 5% berat. Analisis GC–MS mengidentifikasi metil palmitat, metil oleat, dan metil linoleat sebagai senyawa utama biodiesel. Produk biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar SNI 7182:2015 dan ASTM D6751 untuk parameter densitas, viskositas, nilai asam, dan nilai kalor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa limbah TKKS berpotensi digunakan sebagai bahan katalis heterogen yang efisien dan ramah lingkungan untuk produksi biodiesel berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1708093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-13 16:16:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 09:00:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>