GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN RINOSINUSITIS PASCA BEDAH SINUS ENDOSKOPI FUNGSIONAL DENGAN KUESIONER SNOT–22 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN RINOSINUSITIS PASCA BEDAH SINUS ENDOSKOPI FUNGSIONAL DENGAN KUESIONER SNOT–22


Pengarang

Karima Rizki Nazhiva - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Benny Kurnia - 196311241996011001 - Dosen Pembimbing I
Ariza Farizca - 199304282019032023 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2207101010262

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.212

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rinosinusitis kronis (RSK) merupakan peradangan mukosa hidung dan sinus paranasal yang berlangsung lebih dari 12 minggu dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien secara bermakna. Salah satu terapi yang terbukti efektif dalam memperbaiki fungsi sinus dan mengurangi gejala adalah bedah sinus endoskopi fungsional (BSEF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada pasien rinosinusitis kronis pasca BSEF di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan kuesioner Sino-Nasal Outcome Test-22 (SNOT-22). Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan rancangan potong lintang yang dilakukan pada 34 pasien rinosinusitis kronis yang telah menjalani BSEF pada periode Januari hingga Desember 2024. Data diperoleh dari rekam medis dan hasil pengisian kuesioner SNOT-22, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 28 orang (82,4%), sedangkan 3 orang (8,8%) tergolong cukup terganggu dan 3 orang (8,8%) tergolong buruk, dengan rata-rata skor total SNOT-22 sebesar 14,47 ± 17,76. Hasil ini menunjukkan bahwa BSEF efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien rinosinusitis kronis, meskipun derajat perbaikan bervariasi antarindividu tergantung pada kondisi klinis dan faktor komorbiditas.

Kata Kunci : bedah sinus endoskopi fungsional, kualitas hidup, rinosinusitis kronis, SNOT-22.

Chronic rhinosinusitis (CRS) is an inflammation of the nasal and paranasal sinus mucosa lasting more than 12 weeks, which can significantly reduce patients’ quality of life. Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS) is one of the effective procedures to restore sinus function and alleviate symptoms. This study aimed to describe the quality of life of chronic rhinosinusitis patients after undergoing FESS at dr. Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh, using the Sino-Nasal Outcome Test-22 (SNOT-22) questionnaire. This descriptive observational study employed a cross-sectional design involving 34 patients who had undergone FESS between January and December 2024. Data were collected from medical records and SNOT-22 questionnaire results, then analyzed univariately and presented as frequency distributions. The results showed that most patients had a good quality of life (82.4%), while 8.8% were moderately impaired and 8.8% were poor, with a mean total SNOT-22 score of 14.47 ± 17.76. These findings indicate that FESS effectively improves the quality of life of chronic rhinosinusitis patients, although the degree of improvement varies among individuals depending on clinical conditions and comorbid factors. Keywords: chronic rhinosinusitis, functional endoscopic sinus surgery, quality of life, SNOT-22

Citation



    SERVICES DESK