<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1707959">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR ALPHA-FETOPROTEIN PADA PASIEN HEPATOCELLULAR CARCINOMA DENGAN ETIOLOGI HEPATITIS B, HEPATITIS C, DAN NON-VIRAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syifa Khairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hepatocellular Carcinoma (HCC) merupakan kanker hati primer yang paling umum. Alpha-Fetoprotein (AFP) adalah biomarker yang banyak digunakan untuk diagnosis HCC, namun kadar AFP dapat bervariasi tergantung pada etiologi yang mendasari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar Alpha-Fetoprotein (AFP) pada pasien Hepatocellular Carcinoma (HCC) dengan etiologi Hepatitis B, Hepatitis C, dan Non-Viral, serta hubungannya dengan kejadian sirosis. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel sebanyak 64 rekam medis pasien HCC di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh periode Januari-Desember 2024. Data kadar AFP dan etiologi dianalisis secara statistik menggunakan uji Mann-Whitney U. Didapatkan perbedaan yang sangat signifikan antara kadar AFP pada kelompok etiologi viral (Hepatitis B dan C) dibandingkan Non-Viral (p &lt; 0,001). Median kadar AFP pada kelompok viral adalah 1000,00 ng/mL, sedangkan pada kelompok Non-Viral adalah 6,65 ng/mL. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar AFP dengan kejadian sirosis pada pasien HCC (p = 0,364). Kadar AFP secara signifikan lebih tinggi pada pasien HCC dengan etiologi viral (Hepatitis B dan C) dibandingkan dengan Non-Viral. Namun, kadar AFP tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian sirosis pada pasien HCC. Temuan ini menekankan pentingnya mempertimbangkan etiologi dalam interpretasi kadar AFP untuk diagnosis dan tata laksana HCC.&#13;
Kata kunci: Alpha-Fetoprotein (AFP), Hepatocellular Carcinoma (HCC), Etiologi, Hepatitis B, Hepatitis C, Non-Viral, Sirosis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1707959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-12 17:21:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-13 09:35:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>